TRENGGALEK lintasjatimnews – Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui satuan teritorial kewilayahan kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur desa. Kali ini, Kodim 0806/Trenggalek melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda II di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/2/2026). Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pembangunan jembatan tersebut kini telah mencapai progres sekitar 95 persen. Secara fisik, konstruksi utama telah berdiri kokoh dan diproyeksikan siap difungsikan dalam waktu dekat. Tahapan pengerjaan saat ini difokuskan pada penyempurnaan detail teknis guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas.
Suasana gotong royong tampak kental di lokasi pembangunan. Prajurit TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan yang tersisa, mulai dari penyesuaian struktur hingga penguatan bagian penopang jembatan. Kolaborasi ini mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjaga dalam berbagai program pembangunan di wilayah pedesaan.
Jembatan Perintis Garuda II dibangun untuk menghubungkan dua titik wilayah yang sebelumnya terpisah aliran sungai. Dengan bentang sepanjang kurang lebih 38 meter, jembatan ini diharapkan menjadi jalur vital yang mempermudah mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan sehari-hari.
Selain memperlancar akses antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis dalam membuka konektivitas menuju sejumlah potensi wisata di kawasan pesisir Watulimo. Desa Prigi yang dikenal memiliki pesona pantai serta aktivitas perikanan diharapkan semakin berkembang dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Dampaknya tidak hanya dirasakan warga lokal, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitarnya.

Danramil 0806-07 Watulimo Kapten Inf Fajar menegaskan, pada hari ini prajurit Kodim 0806/Trenggalek bersama masyarakat masih melaksanakan pengencangan tali sling jembatan gantung yang menghubungkan dua lokasi tersebut. Tahapan ini menjadi proses krusial untuk memastikan kekuatan sekaligus stabilitas jembatan sebelum resmi digunakan oleh masyarakat umum.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu kunci keberhasilan proyek tersebut. Selain mempercepat proses pekerjaan, partisipasi warga juga menumbuhkan rasa memiliki sehingga jembatan nantinya dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda II tidak hanya berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan dorongan moral sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga, yang selama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan wilayah.
Warga Desa Prigi pun menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Mereka menilai akses penyeberangan yang sebelumnya cukup sulit dan memakan waktu kini akan jauh lebih mudah serta aman. Harapan besar pun muncul agar roda perekonomian desa semakin bergerak seiring terbukanya jalur penghubung baru ini.
Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, Jembatan Perintis Garuda II menjadi simbol sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut pada berbagai program pembangunan lainnya, sehingga pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Trenggalek dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.
Reporter: feri








