Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Gresik Ramp Check Bus di Terminal Bunder

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews.com – Guna menjamin keamanan dan keselamatan penumpang angkutan umum, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (ramp check) serta tes urine bagi pengemudi bus di Terminal Bunder, Kabupaten Gresik, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Operasi tersebut dipimpin oleh Kasatgas Preemtif Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama Kasatgas Gakkum Ipda Aswoko, dengan melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, BNNK Gresik, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap bus yang masuk ke Terminal Bunder. Tim dari UPT Uji KIR Dishub Gresik mengecek kondisi teknis kendaraan, mulai dari kelaikan ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga kelengkapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Selain pemeriksaan kendaraan, para pengemudi dan kondektur turut menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine yang dilakukan oleh tim medis Dinas Kesehatan dan BNNK Gresik. Langkah ini bertujuan memastikan awak angkutan umum dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkoba saat bertugas.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak hanya memeriksa administrasi, tetapi memastikan kendaraan dan pengemudinya benar-benar dalam kondisi prima sebelum beroperasi,” tegas Ipda Andreas Dwi Anggoro di sela kegiatan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 11 unit bus, sebanyak delapan armada dinyatakan laik jalan dan mendapatkan stiker khusus dari Satlantas Polres Gresik sebagai tanda lolos inspeksi.

Namun demikian, petugas masih menemukan tiga unit bus yang belum memenuhi standar kelengkapan teknis, yakni: Plat nomor kendaraan usang dan kap mesin tidak dapat ditutup dengan sempurna, Lampu sein sebelah kiri tidak berfungsi dan Lampu utama sebelah kiri tidak menyala.

Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan sanksi berupa Teguran Presisi serta mewajibkan pihak perusahaan otobus segera melakukan perbaikan demi menjamin keselamatan penumpang.

Selain pemeriksaan teknis, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para penumpang di dalam bus. Bersama Jasa Raharja, dilakukan pemasangan stiker imbauan bertuliskan “Tegur Sopir Bila Membahayakan” sebagai upaya mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum di wilayah Gresik. Kami juga mengimbau para pemilik PO bus agar tidak mengabaikan perawatan kendaraan, karena keselamatan penumpang adalah tanggung jawab bersama,” pungkas AKP Nur Arifin.

Reprter : Budi Hariyanto