LAMONGAN lintasjatimnews – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pendidikan menggelar Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Sekolah SD, SMP, serta Penilik PAUD Kabupaten Lamongan Tahun 2026, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Koperasi Handayani Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.
Acara dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Dr. Moh. Nalikan, M.M., Kepala BKPSDM Kabupaten Lamongan Farah Damayanti Zubaidah, S.Sos, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Drs. K.H. Shodikin, M.Pd., serta pejabat teras Dinas Pendidikan lainnya: Sekretaris Dinas, Kepala Bidang SMP, Kepala Bidang SD dan Kepala Bidang GTK, serta perwakilan pengurus organisasi profesi pendidikan.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Lamongan, dilanjutkan pembacaan doa, pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara pengukuhan.
Pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Drs. H. Shodikin, M.Pd. Dalam sambutannya, mengingatkan bahwa bahwa sumpah atau janji yang diucapkan mengandung tanggung jawab yang dijalankan dengan penuh amanah. Sumpah ini, diucapkan di samping disaksikan diri sendiri dan oleh semua yang hadir saat ini, juga disaksikan oleh Allah SWT, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Lamongan dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan dan mutasi jabatan telah melalui proses sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi ASN.
Ia juga memparkan branding ASN “Bangga Melayani Bangsa” tujuannya membentuk citra positif, profesionalisme, dan integritas Aparatur Sipil Negara dalam pelayanan publik. Ini menciptakan identitas seragam untuk transformasi birokrasi berkelas.
Puncak acara ditandai dengan sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Dr. Nalikan, S.H., M.M. Dalam arahannya, Sekda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah dan penilik yang baru dikukuhkan. Ia berpesan agar para pejabat tidak tergesa-gesa mengajukan mutasi.
“Jangan cepat-cepat minta pindah. Jabatan apa pun pada dasarnya sama, pasti ada kelebihan dan kekurangannya,” tegasnya.
Sekda juga menyitir pernyataan Kepala Dinas Pedidikan di beberapa kesempatan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyoroti fenomena sebagian pejabat yang baru menjabat namun sudah mengajukan mutasi.
“Jabatan itu amanah. Baru diberi jabatan, kok sudah minta jabatan lagi atau mutasi,” ujarnya pada beberapa kesempatan yang kemudian dikutip Sekda.
Sekda bahkan menyinggung realita di lapangan, di mana ada pejabat yang belum genap enam bulan menjabat namun sudah “curhat” kepada berbagai pihak, termasuk legislator, agar dimutasi ke tempat yang dianggap lebih baik. Menurutnya, sikap tersebut tidak mencerminkan semangat pengabdian.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti pentingnya penyatuan pemikiran antarjenjang pendidikan, mulai dari TK, KB, SD hingga SMP yang seluruhnya berada di bawah naungan Dinas Pendidikan.
“Selama ini masih berjalan sendiri-sendiri. Belum ada satu link pemikiran yang tersambung. Ini yang harus kita satukan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa figur kepala sekolah menjadi faktor penentu kualitas sekolah sekaligus kuantitas peserta didik. Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut membangun komunikasi yang baik dengan aparat desa dan kecamatan, mampu memoles potensi sekolah yang masih kurang, serta mempertahankan hal-hal yang sudah baik.
“Jangan sampai kepala sekolah sibuk mengurusi hal-hal yang tidak fungsional. Duduki jabatan ini dengan amanah, laksanakan untuk mengabdi, perkuat solidaritas di lingkungan sekolah, dan kuatkan silaturahmi antar lembaga pendidikan,” pungkas Sekda.
Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen para kepala sekolah dan penilik PAUD dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Lamongan secara berkelanjutan.
Kontributor: M. Said








