MADIUN lintasjatimnews — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan hingga ke tingkat desa. Babinsa Desa Buduran, Koramil 0803-16/Wonoasri, Serda Yoyok, melaksanakan pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Buduran, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemandirian pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan, bertempat di wilayah Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Pendampingan ini menyasar pemanfaatan lahan pekarangan warga agar lebih produktif dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan bergizi.
Serda Yoyok menjelaskan, Program P2B bertujuan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana monitoring wilayah binaan agar kondisi sosial dan lingkungan desa tetap terpantau dengan baik.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap warga semakin sadar bahwa pekarangan rumah memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Jika dikelola dengan baik, hasilnya bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga,” ujar Serda Yoyok di sela kegiatan.
Pendampingan dilakukan dengan cara memberikan motivasi kepada warga, berdiskusi mengenai jenis tanaman yang sesuai, serta berkoordinasi dengan PPL untuk memastikan teknik budidaya yang diterapkan tepat dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Babinsa dan PPL Desa Buduran ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah warga dinilai mampu menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis desa.
Dengan langkah sederhana dari pekarangan rumah, diharapkan Desa Buduran dapat menjadi contoh desa yang mandiri pangan dan tangguh menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Reporter: andik









