JAKARTA lintasjatimnews – Puisi dalam lagu berjudul ” Rumah Tanpa Tumbuh Pepohonan” karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak kali ini akan diangkat (tampil) dalam format lengkal notasi angka dan chord gitar akustik.
“Berulangkali saya mendengar puisi dalam lagu menggunakan teknologi meta ai berjudul ‘Rumah Tanpa Tumbuh Pepohonan’ dipublish di youtube oleh Penyair Cirebon Wawan Hamzah Arfan dengan jenis musik pop akustik diiringi sentuhan folk ,” kata Penyair Pulo Lasman Simanjuntak di Jakarta, Senin siang yang lalu, 1/12. (4/12/2025).
“Sungguh hati saya bergetar dan nyaris menitikkan air mata mendengar berulangkali puisi dalam lagu ini.Karena ini puisi kisah nyata yang tak terselesaikan sampai ujung akhir tahun 2025,” pungkasnya.
SYAIR : Pulo Lasman Simanjuntak
rumah tanpa tumbuh pepohonan
kini dipeluk semak belukar
di perut rumah kian mengecil
muntah seribu dosa
kelaparan ganjil
berulangkali
jendelanya rapuh
tempat tidur kucing liar
tempat bersenggama kecoa
menjijikan
menjelma jadi tangan
sedekah sangat memalukan
padahal ia pelayan Tuhan
telah dibebastugaskan
seperti budak di negeri terasing
rumah tanpa tumbuh pepohonan
setiap hari persiapan
selalu rajin
mencari sesuap nasi basi
dari mata lelaki tanpa alas kaki
disodorkan mata uang recehan
selalu kekeringan
di hamparan pekarangan rumah
basah air tanah
kemarau pun sering pecah
betapa makin susah
merambat di negeri rakus korupsi
disebar
hati yang keji
MUSIK : Meta AI
Notasi Angka :
Em – G – D – Em
Rumah tanpa tumbuh pepohonan
Em – G – D – Em
Kini dipeluk semak belukar
G – D – Em – G
Di perut rumah kian mengecil
G – D – Em – G
Muntah seribu dosa
Em – G – D – Em
Kelaparan ganjil berulangkali
Em – G – D – Em
Jendelanya rapuh
G – D – Em – G
Tempat tidur kucing liar
G – D – Em – G
Tempat bersenggama kecoa
Em – G – D – Em
Menjijikan menjelma jadi tangan
Em – G – D – Em
Sedekah sangat memalukan
G – D – Em – G
Padahal ia pelayan Tuhan
G – D – Em – G
Telah dibebastugaskan
Em – G – D – Em
Seperti budak di negeri terasing
Em – G – D – Em
Rumah tanpa tumbuh pepohonan
G – D – Em – G
Setiap hari persiapan selalu
G – D – Em – G
Rajin mencari sesuap nasi basi
Em – G – D – Em
Dari mata lelaki tanpa alas kaki
Em – G – D – Em
Disodorkan mata uang recehan
G – D – Em – G
Selalu kekeringan di hamparan pekarangan
G – D – Em – G
Rumah basah air tanah
Em – G – D – Em
Kemarau pun sering pecah
Em – G – D – Em
Betapa makin susah merambat
G – D – Em – G
Di negeri rakus korupsi disebar
G – D – Em – G
Hati yang keji
Chord Gitar:
Em – G – D – Em
Em – G – D – Em
G – D – Em – G
G – D – Em – G
Biodata :
Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961. Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan 50 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Sejak tahun 1980 s/d tahun 2025 karya puisinya telah dimuat di 23 media cetak (koran, suratkabar mingguan dan majalah) serta dipublish (tayang) kurang lebih pada 300 media online (website) serta majalah digital di Indonesia dan Malaysia.Karya puisinya juga telah dipublikasikan ke mancanegara seperti Singapura, Brunei Darussalam, Filipina ,Republik Demokratik Timor Leste, Bangladesh, dan India.Sering diundang baca puisi di Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Radio Republik Indonesia (RRI- Stasiun Jakarta), Cafe Sastra Balai Pustaka, dan sejumlah tempat komunitas sastra di wilayah Jabodetabek.Dua karya puisinya berjudul “Menulis Syair Untuk Presiden Episode Dua ” dan “Meditasi Batu ” telah diangkat menjadi tembang puitik oleh Komponis & Pianis Ananda Sukarlan. Khusus untuk puisi berjudul “Meditasi Batu” , Zoe Hong Yee, mezzo soprano dari Malaysia telah menyanyikan puisi tersebut (diperdanakan-red) di Universitas Glasgow, Skotlandia, Inggris, pada 16 Maret 2025 lalu.Sejumlah karya puisinya juga telah dijadikan puisi dalan lagu oleh Penyair Wawan Hamzah Arfan.Namanya telah dicatat dalam BUKU PINTAR SASTRA INDONESIA penerbit Harian Umum Kompas dengan editor Pamusuk Eneste (Hal.185-186) serta buku APA & SIAPA PENYAIR INDONESIA penerbit Yayasan Hari Puisi dengan editor Maman S Mahayana (Hal.451). Namanya juga masuk dalam buku Direktori Penulis Indonesia 2023 pada halaman 271.Pada tahun 2021 mendapat piagam dan medali penghargaan SETYA SASTRA NAGARI (30 tahun Kesetiaan Sastra Indonesia) oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia dengan kurator Rg.Bagus Warsono.Pada bln Juni dan Juli 2022 berturut-turut karya puisinya memperoleh juara III dan juara II Puisi Pilihan Terbaik oleh Komunitas Sastra SNW ( Sastra Nusa Widhita).Pada Kamis 10 November 2022 karya puisinya berjudul RITUAL AIR TANAH memperoleh penghargaan sebagai PUISI TERBAIK 1 (juara pertama) pilihan admin Komunitas Sastra SNW (Sastra Nusa Widhita). Puisinya berjudul DARI BENUA LAIN terpilih sebagai 200 Puisi Pilihan Lomba Cipta Puisi Group Facebook Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2022, dan diterbitkan dalam buku antologi puisi berjudul PUISI DI TANAH CAHAYA (Maret 2023).Bekerja sebagai wartawan dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Kontributor : Flora Kolondam









