Tukar Sampah dengan Bibit Kolaborasi Fatayat Muslimat Dalegan Prupuh bersama 3 Pilar Unesa dan P2H

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews – Sampah merupakan salah satu topik yang tidak akan pernah ada habisnya begitupun dengan dampaknya terhadap lingkungan yang sangat merugikan baik untuk kesuburan tanah,tumbuhan ataupun manusia

Fatayat Muslimat Larangan Dalegan dan Larangan Prupuh yang mempunyai gagasan. Lilik Mahmudah dan Amilatun ketua Muslimat ranting Larangan Dalegan mengajak Paguyuban Perempuan Hebat (P2H) Tentang program dari Muslimat “Mustika Darling” (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan) menanggulangi masalah sampah di lingkungan sehari-hari dan menjaga lingkungan untuk tetap lestari.
3 Pilar (TNI POLRI Perhutani) jugaPemerintah Desa Prupuh dengan dukungan dari Mahasiswi Unesa timbul ide mengajak masyarakat untuk menukar sampah plastik dan kertas dengan bibit tanaman sayuran (Cabe,Terong) disamping bersih dari sampah lingkungan akan hijau dan bisa mengurangi uang belanja harian sebab sayuran ditanam sendiri (14/11/25).

Mushollin Kepala Desa Prupuh dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan rasa peduli lingkungan dengan cinta menanam.
Beliau juga menceritakan bagaimana pengalaman nya ketika menangani masalah sampah masyarakat yang pada waktu itu seperti gunung di samping tanah pekuburan desa.

Kami mendirikan Bank Sampah Mentari di mana tempat itu untuk menampung sampah kemudian di pilah antara sampah plastik yang akan dijual untuk di daur ulang dan sampah organik di jadikan pakan Magot.

Dengan cara ini masalah sampah bisa diatasi. Kami juga punya slogan ” Sampah tidak menjijikan, kuburan tidak menakutkan” papar nya panjang lebar.

Sertu Sholikin Babinsa Koramil 14/Panceng bersama Bripka Afrian Kanit Binmas Polsek Panceng yang hadir di acara itu menghimbau masyarakat untuk terus Mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional berupaya mencukupi kebutuhan gizi keluarga secara maksimal.

Syaila Balqis Aisyah Mahasiswi Unesa yang terus berkiprah bersama masyarakat sebagai contoh generasi muda yang tidak pandang usia dalam melakukan berbagai kegiatan bersama

Masyarakat dengan semangat membawa sampah plastik dan kertas dengan sepeda motor ataupun diangkut dengan gerobak untuk di tukar bibit sayuran di lokasi kegiatan Lapangan Madrasah
Al Hasaniyah Panceng.

Zaidatul Ilmiah bersama ibu-ibu P2H merasa bahagia ternyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sangat tinggi.

Reporter: Sri k