SMP Negeri 1 Pucuk Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid As-Ashr

Listen to this article

LAMONGAN LintasJatimNews – SMP Negeri 1 Pucuk menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat (12/9/2025) di Masjid As-Ashr. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan enam ratus lebih murid SMP Negeri 1 Pucuk mengikuti acara yang menjadi bagian dari kegiatan kokurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI), sekaligus program kerja OSIS dalam rangka memperingati Hari Besar Islam (PHBI).

Acara dibuka dengan penampilan grup hadrah Al-Banjari SMP Negeri 1 Pucuk yang membawakan syair-syair shalawat dan kisah Nabi Muhammad SAW. Lantunan itu menambah khidmat suasana meskipun sempat ramai, namun kembali tertib saat Plt. Kepala SMP Negeri 1 Pucuk, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya, kepala sekolah mengawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 179. Beliau menegaskan pentingnya bagi para murid untuk menggunakan hati, mata, dan telinga sebaik-baiknya agar tidak menjadi golongan orang-orang yang lalai.

“Saya berharap seluruh murid bisa bersungguh-sungguh mendengarkan, memperhatikan, dan mengambil hikmah dari setiap tausiyah yang disampaikan. Dengan begitu, kita akan mendapatkan keberkahan dan terhindar dari ancaman Allah sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an,” pesan beliau.

Sementara itu, Ketua Panitia, Arfan Arif Firmansyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Fauzan, S.Pd.I., guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 2 Sugio. Dalam ceramahnya, Ustadz Fauzan membuka dengan pembacaan Surat Al-Ahzab ayat 21 tentang Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik.

“Rasulullah adalah suri tauladan bagi kita semua. Beliau lahir pada tahun Gajah, tahun di mana Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan menghancurkan pasukan Abrahah yang hendak merobohkan Ka’bah. Dari kelahiran beliau pada 12 Rabiul Awal, Allah menghadirkan cahaya Islam yang menerangi dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ustadz Fauzan mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sejak kelahiran hingga perjuangannya menyebarkan ajaran Islam. Ia juga menjelaskan bahwa meskipun bulan Rabiul Awal bukan termasuk empat bulan yang dimuliakan, namun tetap dikenang sepanjang masa karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Peristiwa Tahun Gajah mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kekuatan yang bisa melawan kehendak Allah. Kelahiran Nabi Muhammad SAW setelah peristiwa itu adalah tanda kebesaran Allah dan awal dari perubahan besar bagi dunia,” ungkapnya.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama. Wajah para murid tampak khusyuk dan penuh semangat, seolah mendapat energi baru dari kisah perjuangan Rasulullah. Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkokoh iman, memperdalam pengetahuan, serta menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW di hati setiap warga SMP Negeri 1 Pucuk.

Kontributor: M.Said