Rakor MKKS SMP Negeri Lamongan: Fokus pada Validitas Kelulusan dan Penguatan Sekolah Ramah Anak

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana pengurus periode 2026-2029 di SMP Negeri 1 Sukorame, Rabu (29/4/2026). Selain pengumuman struktur pengurus baru, pertemuan ini menjadi ajang krusial untuk sinkronisasi kebijakan kelulusan siswa dan persiapan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Nunggal Isbandi, S.Pd., M.Pd., Ketua MKPS, Mubrok, S.Pd., M.Pd., serta Pengawas Pembina SMPN 1 Sukorame, Isparwagi, S.Pd., M.Pd.

Ketua MKPS: Tekankan Akurasi Dokumen Kelulusan

Ketua MKPS Kabupaten Lamongan, Mubrok, S.Pd., M.Pd., mengawali sambutannya dengan nuansa nostalgia, mengingat dirinya pernah bertugas selama satu tahun di SMPN 1 Sukorame sebelum menjadi pengawas. Selain memberikan selamat kepada para Kepala Sekolah (KS) yang baru mutasi, ia menekankan pentingnya inovasi dalam mutu layanan pendidikan.

Terkait teknis akademik, Mubrok mengingatkan seluruh Kepala Sekolah untuk segera menyiapkan kriteria kelulusan sesuai edaran Dinas Pendidikan.

“Jangan sampai ada ketidaksinkronan data. Pastikan seluruh dokumen kelulusan dan pengolahan nilai selaras dengan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) masing-masing,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kebersihan data pada Daftar Nominasi Tetap (DNT) agar tidak ada residu, serta mendorong kolaborasi erat antara Kepala Sekolah dengan pengawas sebagai mitra dalam mencapai target Rencana Hasil Kerja (RHK). Khusus bagi KS yang mutasi, ia menginstruksikan segera menyelesaikan audit keuangan dan aset demi kelancaran serah terima jabatan.

Arahan Kabid SMP: Hardiknas dan Komitmen Sekolah Ramah Anak
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Nunggal Isbandi, S.Pd., M.Pd., memberikan pengarahan mendalam mengenai agenda besar di bulan Mei. Ia menegaskan bahwa upacara Hardiknas tetap dilaksanakan pada 2 Mei 2026, di mana pelaksanaannya dapat menyesuaikan kondisi sekolah masing-masing.

Mengenai Pameran Hardiknas yang beririsan dengan Hari Jadi Lamongan (HJL), Nunggal menjelaskan bahwa teknis stan pameran telah disiapkan oleh pihak Event Organizer (EO). Sekolah diharapkan fokus pada kualitas konten pameran yang ditampilkan. Ia juga mendorong partisipasi aktif sekolah dalam ajang FLS2N, O2SN, hingga turnamen futsal MGMP PJOK yang akan digelar pekan depan.

Namun, poin paling krusial yang disampaikan Nunggal adalah mengenai pelayanan siswa dan iklim sekolah.

“Sangat kontradiktif jika kita bekerja keras saat penerimaan murid baru, namun setelah masuk, mereka kurang mendapatkan pelayanan maksimal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) untuk menekan angka kekerasan terhadap murid. Merujuk pada kasus yang baru-baru ini terjadi di SMPN 1 Lamongan, Nunggal mengingatkan agar integritas guru dan perlindungan siswa berjalan beriringan demi marwah pendidikan di Lamongan.

Kepala SMPN 1 Sukorame, Wiwik Pujiati, S.Pd., M.Pd., selaku tuan rumah, menyampaikan terima kasih atas suksesnya acara ini. Sekolah yang memiliki visi religius dan berbudi pekerti ini merasa terhormat menjadi saksi dimulainya langkah kepengurusan MKKS yang baru.

Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi dinamis mengenai peninjauan AD/ART organisasi dan ramah tamah antar-seluruh peserta rakor.

Reporter: M.Said