Kasad Pimpin Pemakaman Sertu Anumerta Heri Prasetyo di TMP Trenggalek

Listen to this article

TRENGGALEK lintasjatimnews – Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI-17 saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).

Sebelum dimakamkan, jenazah tiba di rumah duka di RT 20 RW 08, Dusun Jatirejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari. Kedatangan almarhum disambut isak tangis keluarga dan didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian prajurit yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Sertu Anumerta Heri Prasetyo merupakan satu dari tiga prajurit TNI AD yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI-17 nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Dua prajurit lainnya yang gugur dalam insiden tersebut yakni Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar Rizky Hartio.

Usai prosesi pemakaman, Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. Ia mengatakan, TNI AD kehilangan tiga prajurit terbaik yang gugur ketika menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

“Kami kehilangan tiga prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas penanganan kebakaran hutan di Kalimantan. Pengorbanan mereka menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TNI AD,” kata Tandyo.

Meski tiga prajurit gugur dalam insiden tersebut, Tandyo memastikan operasi penanganan karhutla di Kalimantan tetap berlangsung. Menurut dia, TNI AD berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah terdampak.

“Untuk penanganan kebakaran hutan, kegiatan tetap berjalan,” ujarnya.

Tandyo juga menyebutkan TNI AD telah mengerahkan 18.989 prajurit untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan. Pengerahan personel tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AD dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

(Feri)