Di Tengah Aksi Warga, Babinsa Desa Bagi Kedepankan Pendekatan Humanis

Listen to this article

MADIUN lintasjatimnews – Mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, Babinsa Desa Bagi, Koramil 0803-02/Madiun, Kopka Iqnatius, memantau sekaligus mengawal aksi warga yang menutup akses masuk proyek pembangunan pabrik sepatu PT Oji Shoes Indonesia di RT 20/RW 03, Dusun Gedangan, Desa Bagi, Kabupaten Madiun, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.45 WIB tersebut diikuti sekitar 30 warga yang merasa terdampak pembangunan pabrik. Dalam aksi itu, warga menutup portal jalan masuk menuju area proyek dan menyampaikan tuntutan agar pihak perusahaan memperhatikan dampak pembangunan terhadap lingkungan serta rumah warga di sekitar lokasi.

Kehadiran Kopka Iqnatius bersama Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung. Babinsa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan ketua RT setempat untuk mengedepankan dialog serta mencegah terjadinya gesekan antara warga dan pekerja proyek.

Kepala Desa Bagi, Mulyanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemerintah desa telah berupaya memfasilitasi penyelesaian persoalan yang dikeluhkan warga. Ia menjelaskan bahwa terdapat laporan kerusakan pada sejumlah rumah di sekitar lokasi pembangunan dan pihak perusahaan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

Mulyanto juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada masyarakat sebelum pembangunan dilaksanakan agar warga memahami rencana kegiatan serta dampak yang mungkin ditimbulkan.

Warga melakukan aksi dengan menutup sementara akses masuk proyek. Perwakilan warga, Wira, kemudian membacakan tuntutan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang merasa terdampak pembangunan.

Di tengah berlangsungnya aksi, Kopka Iqnatius terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi konflik serta menjaga agar penyampaian aspirasi berjalan damai tanpa tindakan anarkis.

Pendekatan yang dilakukan Babinsa diharapkan dapat menjaga ruang komunikasi antara warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan sehingga persoalan yang muncul dapat ditangani melalui dialog dan penyelesaian yang mengedepankan kepentingan bersama.

Aksi berakhir pada pukul 11.15 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar. Babinsa selanjutnya melaporkan perkembangan kegiatan kepada Danramil 0803-02/Madiun sebagai bagian dari koordinasi kewilayahan.

Melalui pendampingan dan pemantauan tersebut, Babinsa berupaya memastikan situasi keamanan di wilayah binaan tetap kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab.

(Andik)