Lamongan Dipilih Sebagai Peluncuran Benih Padi Varietas Unggul IPB 9 Garuda

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Lamongan dipilih sebagai peluncuran benih padi varietas unggul IPB 9 Garuda. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Launching Benih Padi Cerdas Iklim Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB) IPB 9 Garuda oleh Menteri Pertanian RI di Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Jumat (19/4/2024).

Benih padi hasil inovasi IPB University ini diharapkan mampu mendongkrak produksi padi sekaligus menekan biaya pupuk.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa bangganya karena Lamongan terpilih sebagai tempat peluncuran IPB 9. Beliau menjelaskan bahwa Kabupaten Lamongan akan terus terbuka dengan berbagai upaya inovasi demi meningkatkan produktivitas pertanian.

Lanjutnya, kami bangga Lamongan sebagai tempat launching IPB 9 Garuda ini. Kami terus mendukung upaya ilmu pengetahuan dalam rangka mendorong produktivitas pertanian.

“Kami juga terus melakukan kolaborasi karena kolaborasi akan menciptakan energi besar bagi ketahanan pangan nasional,” jelas Bupati Yuhronur Efendi.

Sebagai kabupaten dengan urutan ke-6 produksi padi terbesar di Indonesia, kabupaten Lamongan berkomitmen meningkatkan produksi padi untuk memenuhi kebutuhan pangan Nasional. Beberapa langkah yang dilakukan di antaranya dengan pompanisasi, percepatan masa tanam, dan optimalisasi lahan tidur.

“Alhamdulillah Kabupaten Lamongan pada bulan Januari sampai Maret 2024 ini sudah panen, dengan total produksi lebih dari 330.000 ton gabah kering giling. Kami berkomitmen untuk terus bisa mencapai target produksi padi kami yakni 1,2 juta ton,” tambah Yuhronur Efendi

IPB 9 Garuda diklaim memiliki keunggulan dibanding beberapa varietas padi keluaran IPB sebelumnya. Berdasarkan hasil uji Kementerian Pertanian, benih padi ini memiliki potensi hasil 9.09 ton/ha, tahan terhadap hama, serta mampu menghemat kebutuhan pupuk hingga 25% dan air 10-20%.

Dijelaskan Arif Satria Rektor IPB University, IPB 9 Garuda ini amfibi, bisa di lahan kering dan lahan sawah. Kami setiap tahun melakukan riset untuk menghasilkan varietas unggul.

“IPB 9 Garuda ini amfibi, bisa di lahan kering dan lahan sawah. Kami setiap tahun melakukan riset untuk menghasilkan varietas unggul. Apalagi di era perubahan iklim ini butuh varietas baru yang tahan perubahan iklim,” pungkas Arif Satria

Reporter Fathurrahim Syuhadi