LAMONGAN lintasjatimnews.com – Akhir Ramadan tidak membuat surut bagi Masjid Assalam Canditunggal Kalitengah Lamongan untuk terus berkiprah melayani masyarakat Canditunggal dan sekitar terutama untuk kaum dhuafa, Senin (8/4/2024)
Ketua Takmir Masjid Assalam Canditunggal Rodli S.Pd.,M.Pd. mengungkapkan layanan tersebut pemberian beras dan uang tunai kepada 250 janda. Pemberian alat tulis dan uang tunai untuk 55 yatim piatu serta layanan kesehatan cek gula darah, kolestrol dan lain-lain untuk masyarakat sekitar.
Lanjut Rodli S.Pd.,M.Pd , kegiatan tersebut dilaksanakan dalam waktu yang sama, sekaligus mendengarkan kajian berbuka yang disampaikan Nyai Hj. Diyana Mufidah, S.Ag.S.Pd., ketua Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA) Lamongan. Kegiatan diikuti masyarakat sebanyak 350 peserta.
Nyai Diyana mengajak kaum perempuan untuk tetap bersabar melayani keluarga saat sahur, berbuka dan hari raya dengan tetap menjaga keutamaan amal di bulan Ramadan. Menjadikan waktu mustajaba doa sebagai prioritas bermunajad dibanding kesibukan yang bersifat duniawi.
“Ramadan harus mengantarkan kaum perempuan menjadi lebih baik dan bermanfaat, sebagaimana ulat berpuasa lalu berhasil menjadi kupu-kupu,” urai Nyai Diyana.
Lebih lanjut dijelaskan Rodli S.Pd.,M.Pd bahwa agenda layanan kesehatan yang diorganisir Miss Lela itu menjadi kegiatan yang cukup digemari. Warga menyerbu untuk antri cek gula darah, kolestrol dan lain-lain.
“Dengan tim medis beberapa mahasiswa kedokteran semester akhir tersebut mulai nampak profesional dalam melayani para peserta layanan kesehatan. Diantara mereka adalah Marsa Mahasiswa kedokteran UMMalang, Millata dan Hilwa kedokteran UIN Jakarta, Aliyah Tsani kedokteran UII Jogjakarta dan mas Aal kedokteran UMSurabaya dengan pendamping Bu Bidan Umrotun,” jelas Anggota LDK PDM Lamongan ini.
Ditambahkan Ketua PCM Kalitengah banyak yang berkomentar positif terhadap layanan mereka. Masih mahasiswa tapi bisa mengalihkan perhatian saat ada yang takut jarum ke obrolan lain sehingga saat darah sudah keluar mereka tak sadar.
Bahkan ada yang berkomentar bahwa mereka sudah pintar memotivasi untuk optimis dengan hidup sehat. Bahkan Bu Nyai Diyana menyampaikan ke Miss Lela pujian pada masjid Assalam bisa mengumpulkan kader-kader hebat dengan segala potensinya untuk diajak melakukan aksi-aksi sosial yang cukup bermanfaat. Insyaallah mereka menjadi kader yang sukses dan bertambah banyak manfaatnya.
Diungkapkan Rodli S.Pd.,M.Pd masjid Assalam walau usinya masih belum genap lima tahun namun kegiatan-kegiatan sosialnya cukup bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Satu pekan sebelumnya saat pertengahan Ramadan juga telah adakan sunatan gratis untuk anak yatim dan yang kurang mampu.
“Sejak awal antara Takmir masjid, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiah telah bersepakat bahwa masjid assalam harus berfastabiqul Khoirot menjadi masjid yang memiliki nilai tambah selain kegiatan sholat berjamaah dan taklim, harus hadir sebagai masjid yang peduli,” pungkas pria yang berprofesi sebagai dosen ini
Reporter Fathurrahim Syuhadi









