Ada Nuansa Beda, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Laren

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Puisi “Aku Merindukanmu, O, Muhmmadku” Karya K.H. Musthofah Bisri dibacakan oleh Kepala Sekolah dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah di SMP Negeri 1 Laren,

Pagi itu (red: Jumat) para siswa SMP Negeri 1 Laren datang ke sekolah dengan berbusana muslim, anak-anak putra berbaju lengan panjang, bersarung, dan bersongkok. Siswa-siswa putri berbusana muslimah. Mereka mulai berdatangan di sekolah sejak pukul 06,30 dan tepat pukul 07.00 para siswa sudah masuk di Aula tempat kegiatan, tepatnya di gedung depan lantai II.

Kegiatan diawali dengan penampilan group Seni Abanjari siswa-siswa SMP Negeri 1 Laren dan dilanjutkan pembacaan shalawat yang dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam, Lamto, S.Pd.I. Kepala Sekolah, M. Said, S,Pd., M.Pd. selain memberikan sambutan sekaligus didaulat untuk memberikan ceramah seputar sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan hikamah serta teladan yang dapat dicontoh oleh para siswa.

Dalam sambutannya, Said memaparkan bahwa kegiatan Peringatan Maulid Nabi SAW ini, selain program sekolah juga merupakan program kegiatan OSIS. Oleh karena itu penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus OSIS, sekaligus menjadi kado terakhir pengurus OSIS periode 2021-2022, yang hari ini juga akan dilaksanakan pemilihan pengurus OSIS periode 2022-2023.

Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih atas peran serta seluruh GTK dan para siswa terutama pengurus OSIS SMP Negeri 1 Laren yang telah menggagas dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya sampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Ibu dan Bapak Guru serta staf Tenaga Kependidikan SMP Negeri 1 Laren yang telah membimbing dan mendampingi para siswa untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Tentu saja kepada anak-anak juga saya ucapkan terima kasih,” demikian sebagian isi sambutan kepala sekolah.

Said, yang saat ini masih dipercaya menjabat sebagai sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Lamongan memaparkan sejarah singkat kelahiran dan masa remaja Nabi Muhammad SAW. Agar anak-anak fokus memperhatikan penjelasannya, Said menjanjikan akan ada kuis berhadiah di akhir paparannya. Para siswa pun bersemangat dan fokus memperhatikan paparan Said. Berikut ringkasannya.

Nabi Muhammad Lahir dari seorang Ibu yang bernama Aminah dan ayahnya bernama Abdullah. Beliau lahir dalam keadaan Yatim, karena ayahnya wafat dua belan sebelum beliau dilahirkan. Menurut riwayat yang mashur beliau lahir pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awwal tahun pertama sejak terjadinya peristiwa tentara bergajah yang akan menghancurkan Ka’bah. Pada tahun tersebut bertepatan dengan tahun 571 kalender Romawi, tepatnya pada tanggal 21 April. Peristiwa tersebut diabadikan di dalam Quran Surat Al-Fiil.

Setelah lahir, Muhammad diasuh oleh Halimatus Sa’diyah. Pada saat Muhammad berusia empat tahun, terjadi peristiwa pembelahan dada (Syaqqus Shodr) Muhammad oleh Malaikat Jibril. Karena khawatir akan terjadi apa-apa pada diri Muhammad, setelah peristiwa tersebut, Halimah ingin mengembalikan Muhammad kepada Ibunya. Mulanya Ibunda Muhammad masih tetap menginginkan Muhammad dalam asuhan Halimah. Namun akhirnya diterima kembali putranya dan diasuhnya sendiri.

Tidak terlalu lama Muhammad dalam asuhan Ibundanya. Pada usia enam tahun, Ibundanya wafat kemudian beliau diasuh oleh Kakeknya, Abdul Mutholib. Dua tahun dalam asuhan Abdul Mutholib. Ketika Muhammad berusia delapan tahun, kakenya pun wafat. Setelah itu Muhmmad diasuh oleh pamannya, Abu Tholib. Demikian sebagian ringkasan sejarah kelahiran Nab Muhmmad yang dipaparkan Said.

Sebelum mengakhiri paparannya, Said mengajukan kuis berupa pertanyaan tentang isi paparannnya. Yang bisa menjawab mendapatkan hadiah.
Beberapa pertanyaan yang diajukan anatara lain

  1. Siapakah nama Ibunda Nabi Muhammad ?
  2. Siapakan wanita yang pernah mengasuh Nabi Muhmmad
  3. Tahun berapakah kelahiran Nabi Muhammad
  4. Siapakah nama pendeta yang pernah bertemu Muhmmad ketika bersama pamannya berangkat berdagang ke Syam ?
  5. Siapakah nama kakek Nabi Muhammad ?
  6. Sebutkan nama-nama anak Nabi Muhmmad !

Pertanyaan yang terakhir yang bisa menjawab sempurna mendapatkan hadiah 50 ribu.

Sebelum mengakhiri ceramahnya, Said yang pernah mengenyam pendidikan di IKIP Surabaya Jurusan Bahasa Indonesia, membacakan Puisi “Aku Merindukanmu, O, Muhmmadku” Karya KH Musthofa Bisri. Baik siswa maupun GTK menikmati pembacaan puisi oleh Said.

Menurut salah seorang guru yang dijumpai awak media, kegiatan peringatan Maulid tahun 2022 ada nuansa yang bebeda. Karena seorang Kepala Sekolah memberkan sambutan dan sekaligus memberikan ceramah Maulid ditambah kuis dan pembacaan puisi.

Reporter : Fathurrahim Syuhadi