LAMONGAN lintasjatimnews – Hari raya Idul Adha Tahun 2022 dipastikan akan terjadi perbedaan antara keputusan pemerintah dengan persyarikatan Muhammadiyah. Pemerintah melalui Keputusan Kementerian Agama RI menetapkan hari Minggu (10/6/2022), sedangkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Keputusan Majelis Tarjih menetapkan hari Sabtu (9/6/2022).
Perbedaan keputusan dua versi tersebut merupakan perihal yang wajar dan biasa bagi warga Pantura Paciran, Lamongan. Warga menyikapi dengan bijaksana dan mengembalikan perbedaan tersebut kepada keyakinan masing-masing, pastinya tetap menjaga persatuan dan kekompakan antar warga lebih utama.
Justru warga Pantura Paciran, Lamongan saat ini dihantui dan rasa was-was dengan berkembangnya penyakit kuku dan mulut yang menyerang sapi. Biasanya warga Pantura Paciran mencari sapi sebulan sebelum pelaksanaan Idul Kurban, tahun ini (2022) warga mencari sapi rata-rata 10 hari sebelum pelaksanaan ibadah kurban.
Salah satu Ketua Takmir Musalla Al-Kautsar Blok Sorasem Paciran Ust. Mudhafar Hadi mengatakan, “Alhamdulillah saat ini musallah yang kami kelola sudah mendapatkan 6 ekor sapi dan membelikan 9 ekor sapi untuk Masjid Nadwatul Islam (MNI) Sukunan Paciran, “demikian kata pria yang merangkap sebagai Kabid Peribadatan di MNI.
Lebih lanjut Ust. Mudhafar Hadi menyampaikan, situasi penyebaran penyakit kuku dan mulut memang sempat merisaukan warga Pantura. Tetapi dengan mengikuti perkembangan saat ini ternyata sapi yang dipelihara oleh petani di Kecamatan Paciran, Kecamatan Brondong, dan Kecamatan Solokuro relatif sehat dan lebih aman dari penyakit kuku dan mulut. Jadi kami membeli sapi langsung ke petani yang sudah menjadi langganan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Semarak kurban warga Pantura Paciran dalam kurun waktu 12 tahun belakangan ini luar biasa. Dari titik pantau repoter lintasjatimnews di wilayah RW 01, RW 02 dan RW 08 yang tersebar di 12 RT Dusun Paciran jalur utara Jalan Raya Daendlesh mulai dari batas masjid At-Taqwa sampai dengan Jl. KH. Abdul Karim terdapat 50 ekor sapi dan 80 kambing.
Rincian jumlah hewan kurban sementara di perkampungan nelayan Dusun Paciran jumlah sementara:
- Masjid At-Taqwa terdapat 4 ekor sapi
- Mushalla Al-Jihad terdapat 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing
- Mushalla Darul Makwa terdapat 7 ekor sapi dan 29 ekor kambing
- Mushalla Rahmat terdapat 8 ekor sapi dan 12 ekor kambing
- Mushalla Al-Kautsar terdapat 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing
- Masjid Nadwatu Islam terdapat 9 ekor sapi dan 14 ekor kambing
- Mushalla Nurul Iman terdapat 4 ekor sapi dan 4 ekor kambing
- Mushalla Miftahul Jannah terdapat 2 ekor sapi dan 12 ekor kambing
- Masjid Baitul Jannah terdapat 5 ekor sapi. (*)
Reporter: Ali Efendi









