Pengundian Nomor Urut Paslon Walikota Surabaya Berjalan Aman, Polisi Menurunkan 350 Personil

Listen to this article

SURABAYA (lintasjatimnews.com)  350 Personel polisi dari Polrestabes Surabaya diturunkan untuk mengamankan pengundian nomor urut Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Surabaya yang berlangsung di Hotel Singgasana. (24/09/2020).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan.”Tim pengamanan ini bertugas untuk menjaga kondusifitas selama tahapan pengundian nomor urut paslon,” kata Kapolrestabes.

Selain itu, tim pengamanan juga bertugas untuk mengantisipasi adanya pendukung pasangan calon yang datang tanpa adanya undangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal tersebut perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan, sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Sesuai dengan aturan PKPU 13 TH 2020, yang diperbolehkan hadir dalam kegiatan tersebut hanya pasangan calon dengan satu orang. Kemudian dari partai politik masing-masing 2 orang. Yakni Ketua dan Sekretaris. Selain itu tidak diperbolehkan,” katanya.

Isir mengaku sudah berkomunikasi dengan masing-masing pasangan calon beserta partai politik agar tidak mengerahkan masa saat tahapan pengundian nomor urut paslon. “Belajar dari tahapan pendaftaran kemarin (terjadi kerumunan di luar kantor KPU), kita perketat lagi akses masuk ke lokasi,” ujarnya.

Perwira menengah Polri ini mengimbau semua pihak mematuhi ketentuan yang berlaku, dalam rangka menciptakan Pilwali Surabaya yang kondusif dan bebas COVID-19. “Tentu jika ada yang melanggar protokol kesehatan akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Isir.

Pengawal Pribadi Bersenjata Lengkap untuk Pasangan Calon

Isir menambahkan, selama tahapan masa kampanye hingga pelantikan Walikota dan Wakil Waliokota terpilih nanti, semua pasangan calon akan mendapat pengawalan pribadi (Walpri) dari Polrestabes Surabaya.

“Kita sudah siapkan 4 orang pengawal untuk masing-masing pasangan calon. Dua orang mengawal calon walikota dan dua orang mengawal calon wakil walikota,” kata Isir.

Walpri bertugas untuk menjaga keselamatan pasangan calon selama 24 jam. Mereka yang dipilih sudah mengikuti tes seperti bela diri, serta dilengkapi persenjataan lengkap untuk mengantisipai adanya ancaman yang membahayakan keselamatan calon.

“Jadi mereka ini akan mengawal setiap kegiatan calon. Mereka juga standby di rumah masing-masing calon saat calon yang mereka kawal berada di rumah. Intinya pengawalan selama 24 jam,” ujar Kapolrestabes.( najib).

Tinggalkan Balasan