Ketua PDM Lamongan Mengukuhkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkatrejo, Begini Sambutan dan Tausiyahnya

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs. Shodikin, M.Pd. mengukuhkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pangkatrejo Periode 2022-2027 yang digelar di Gedung Olahraga Paradila, Parengan, Ahad (30/7/2023).

Prosesi Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkatrejo diawali dengan pembacaan SK Penetapan Pimpinan oleh Kepala Kantor PDM Lamongan, Ikfi Zaenal Musthofa, S.Ag. Satu per satu nama anggota PCM yang dibaca oleh Kepala Kantor PDM, menunju ke panggung. Mereka adalah Seorang Ketua dan 8 orang anggota pimpinan. Dua orang anggota pimpinan berhalangan karena ada tugas luar kota yang tidak bisa ditinggalkan.

Selanjutnya, selaku Ketua PDM Lamongan, Shodikin mengukuhkan PCM Pangkatrejo periode 2022-2027. Sebelumnya anggota pimpinan yang dikukuhkan diminta mengucapkan janji dengan menirukan kalimat yang diucapkan Shidikin.

Prosesi Pengukuhan diakhiri dengan ucapan selamat dengan berjabat tangan oleh Ketua, kepala kantor PDM, dan disertai Husnul Aqib, S.Ag. M.M., anggota DPRD Lamongan Fraksi PAN.

Selanjutnya, Ketua PDM Lamongan, Drs. Shodikin, MPd, menyampaikan sambutan dan tausiyah.

Shodikin mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama membangun organisasi dengan sistem kepemimpinan yang kokoh dan bertanggung jawab. Kita ditinggali organisasi yang sudah tertata rapi dengan mekanisme kepemimpinan yang sudah jelas. Oleh karena itu kita harus menggerakkan dan mengendalikan organisasi ini dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, keikhlasan yang memimpin maupun yang dipimpin.

Lebih lanjut Shdikin mengingatkan para kader Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menggerakkan organisasi harus selalu mengacu pada AD ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) organisasi.

Kepatuhan pada AD ART dan pedoman lain yang ditetapkan organisasi dapat terhindar dari potensi perpecahan, ungkap Shodikin.

Shodikin juga menekankan pentingnya kaderisasi. Kesuksesan pimpinan harus sukses membentuk dan mewujudkan kader yang siap menerima estafet kepemimpinan. Dengan kaderisasi, mekanisme peridesasi kepemimpinan lima tahunan akan bisa terjaga dan langgeng.

Menurutnya, berorganisasi secara solid akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga Muhammadiyah dan Aisyiyah dapat mewarnai dan memberikan manfaat di mana pun berada.

Ketua PDM juga menyinggung mengenai pentingnya menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dengan menjadi contoh yang baik, Muhammadiyah dan Aisyiyah diharapkan dapat memberikan inspirasi positif dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan masyarakat.

Shodikin juga mengingatkan para orang tua dalam mendidik anak di era digital. Di era digital saat ini, peran dan kedekatan orang tua dengan anak sangat penting. Peran orang tua jangan sampai tersisihkan oleh alat yang namanya HP atau gawai. Sebagai orang tua harus mampu mengarahkan anak secara benar dalam menggunakan alat teknologi saat ini.

Era digital menjadi tantangan bagi seluruh anggota Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan akhlak yang mulia. Era digital juga menjadikan para pimpinan dituntut untuk berkreasi secara kreatif memanfaatkan media digital untuk berdakwah.

Reporter: M. Said