MPK PDM Lamongan Sukses Gelar Kajian Ideopolitor : Ini Kesannya

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan sukses gelar kajian Ideologi Politik Organisasi (Ideopolitor) yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Brondong kemarin.

Kajian ini turut diikuti oleh 500 orang dari unsur PDM, PCM, PCA dan MPK PCM se Kabupaten Lamongan serta utusan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah.

Tema yang diangkat pada ideopolitor yakni “Penguatan kapasitas ideologi organisasi pimpinan dalam menghadapi tantangan dinamika politik kotemporer”.

Imam Ghozali, anggota LPCR PWM Jawa Timur mengungkapkan, acar ini sangat bagus. Ke depannya kegiatan semacam ini perlu diadakan. Disamping untuk penguatan ideologi politik juga penting pemahaman dinamika politik kekinian bagi kader Muhammadiyah.

Begitu juga Amrozi Mufida Anggota MPK PDM Lamongan. Menurutnya, acara ideopolitor MPK PDM Lamongan sangat bagus untuk pendidikan politik bagi warga, kader, aktivis, dan pimpinan Muhammadiyah. Karena Muhammadiyah masih mualaf dalam bidang politik.

Oleh karena itu, kata wakil ketua PCM Babat ini, kegiatan ideopolitor harus terus dilaksanakan sesering mungkin agar warga, kader, aktivis, dan pimpinan Muhammadiyah semakin tercerahkan dalam dunia politik.

“Sehingga mereka bisa memahami langkah-langkah dan kerja-kerja para politisi. Karena langkah-langkah dan kerja-kerja para politisi berbeda dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang yang mengabdi di Persyarikatan,” tuturnya.

Sementara itu, MA’IN, S.HI anggota MPI PCM Brondong mengucapkan terimakasih kepada MPK PDM Lamonhan yang telah menginisisasi kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat.

“Dengan adanya kegiatan tersebut setidaknya memberikan edukasi kepada warga Muhamadiyah terkait pilihan wacana politik ke depannya sehingga pilihan politiknya memberi dampak positif bagi Muhammadiyah,” ujarnya.

Anggota Penulis Buku Sejarah Muhammadiyah Lamongan ini berharap, semoga dengan adanya kegiatan ideopolitor MPK PDM Lamongan dapat menguatkan kembali struktural Muhammadiyah untuk suksesi caleg 2024 dari unsur kader-kader Muhammadiyah.

Reporter: Alfain Jalaluddin Ramadlan