LAMONGAN lintasjatimnews – Kabupaten Lamongan didapuk menjadi tuan rumah puncak Hari Aksara Internasional (HAI) Ke-57 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Kegiatan yang dipusatkan di Parkir Timur Wisata Bahari Lamongan (WBL) Kecamatan Paciran.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yakni tanggal 26 hingga 27 Oktober 2022 ini juga diisi 53 stand literasi dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. Puncak Hari Aksara Internasional ini dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (26/10/2022).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada momen Pameran Pendidikan, Seni dan Budaya Pada Hari Aksara Internasional Ke -75 Tahun 2022ini mengajak seluruh stakeholder. Mengenalkan dan memahamkan pentingnya literasi sesuai tema yang bertajuk Transformasi Literasi dalam Konteks Merdeka Belajar untuk meningkatkan gemar berliterasi bagi masyarakat.
Lanjutnya, literasi merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh setiap insan. Saat ini literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis. Oleh karenanya, saat ini tugas kita semua bukan hanya mengenalkan masyarakat dengan membaca, menulis dan menghitung (calistung) tetapi perlu mengenalkan dan memahamkan pentingnya literasi baru yakni literasi data, literasi digital, literasi humanities dan literasi budaya.
Bupati Yuhromur menambahkan bahwa Pemkab Lamongan berkomitmen untuk terus menjaga agar angka buta huruf masyarakat Kabupaten Lamongan tidak mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari capaian budaya literasi atau minat baca masyarakat tetap tinggi di tahun 2021, yakni diangka 70,9.
“Alhamdulilah capaian budaya literasi atau minat baca masyarakat tetap tinggi di tahun 2021, yakni 70,9. Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73.12. Sedangkan Indeks Pendidikan capaiannya 0,651,” ungkapnya
Sementara Kepala Biro Kesra Provinsi Jatim Gatot Subroto mengatakan tujuan diadakannya Hari Aksara Internasional tak lain untuk mempublikasikan kepada masyarakat terkait perkembangan pengaksaraan di tingkat Jawa Timur
“Mari mengkampanyekan di tingkat pendidikan keaksaraan dalam pembangunan di Jawa Timur,” pungkasnya
Sebanyak 53 stan mewakili Kabupaten/Kota se Jawa Timur dengan menampilkan beberapa konten tentang literasi dan pendidikan dengan ciri khasnya. Di samping itu juga ditampilkan kreasi seni budaya darai berbagai pelajar.
Reporter : Fathurrahim Syuhadi









