Hadapi Musim Timur, Nelayan Paciran Perkuat Tali Sandaran Perahu

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Nelayan kecil Paciran Lamongan masih belum bisa melupakan dua masalah yang dihadapi saat ini, yaitu; hasil tangkapan rajungan harganya masih di bawah standar semula dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kemungkinan nelayan kecil melaut merugi karena antara harga rajungan murah dengan harga BBM mengalami kenaikan.

Sejenak nelayan kecil Paciran beralih pekerjaan dengan persiapan menghadapi musim timur sebentar lagi tiba. Secara umum elayan Lamongan mengenal dua musim, yaitu; musim barat yang terjadi di bulan akhir Desember sampai Maret dan musim timur yang terjadi di akhir bulan September sampai bulan pertengahan November.

Musim timur ditandai dengan angin kencang dari arah timur disertai dengan ombak besar. Nelayan kecil untuk senantiasa waspada pada saat melaut dan menjaga perahu atau jaten di sandaran, maka nelayan kecil Paciran benar-benar waspada dan persiapan dalam menghadapi musim timur.

Salah satu upaya yang dilakukan nelayan kecil mengadakan kerja bakti untuk memperkuat tali sandaran perahu atau jaten. Seperti yang dilakukan nelayan kecil kelompok Babak Sidodadi, Sukunan, dan Watu Bolong Paciran melalukan persiapan menghadapi musim timur dengan memperbaiki tali sandaran (cancangan) perahu atau jaten, hari Jum’at (16/9/2022).

Abdurrahim, Ketua Babakan Sidodadi Paciran, mengatakan, “Setiap tahun nelayan kecil selalu bersiap-siap dalam menghadapi musim timur tiba, karena di musim tersebut ombaknya besar dan angin kencang sekali. Maka nelayan kecil di babakan lingkungan kami mengadakan kerja bakti memeriksa dan memperbaiki tali sandaran perahu atau jaten. Tujuannya agar perahu yang diterpa angin timur dan diterjang ombak besar tidak lepas atau putus talinya dari sandaran,” demikian katanya.

“Jika talinya dan terlepas atau putus dari sandaran, maka akibatnya perahu bisa hancur diterjang ombak menghantam tembok laut (breakwater). Hal ini yang dikhawatirkan nelayan kecil Paciran,” demikian uangkap pria yang menjabat ketua Paguyuban Nelayan Sukunan.

Sebernarnya persipan nelayan kecil paciran tidak hanya memperbaiki tali sandaran perahu tetapi keselamatan jiwanya lebih penting. Di musim timur nelayan kecil Paciran masih melaut di musim timur, bahkan terkadang lupa dengan keselamatan jiwa dan raganya. Karena nelayan kecil seringkali tidak memakai alat pelampung keselamatan diri sebagaimana standar dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Reporter: A. Efendi