LAMONGAN lintasjatimnews – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan mengadakan grand final pemilihan Duta Baca Lamongan tahun 2022. Tema yang diusung Peran Duta Baca, Literasi dan Digital Dalam Mewujudkan Kejayaan Lamongan yang Berkeadilan bertempat di Pendopo Lokatantra, Rabu (24/8/2022)
Kegiatan ini dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Sebanyak 15 peserta yang telah melalui proses seleksi yang panjang, terpilih untuk mengikuti grand final. Selanjutnya diambil 5 besar, dan dipilih juara 1,2,3 juga juara favorit.
Dari kegiatan tersebut, terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Lamongan yaitu Akhmad Gunawan Wibisono dari Universitas Billfath, selanjutnya memperoleh juara kedua Puput Syifa Deviana, juara 3 Mafryanda Safinaturrizqy Addiena Syafa dari Unesa Surabaya. Sedangkan juara favorit Dya Elsa Permata Sari dari Unisla Lamongan
Bupati Yuhronur mengapresiasi kegiatan pemilihan duta baca tersebut karena menurutnya membaca adalah kegiatan yang mulia. Begitu juga dengan kegiatan yang dilakukan untuk menumbuhkan kegemaran membaca ini.
Lanjutnya, membaca merupakan hal yang sangat penting dan menjadi kewajiban, sebagaimana diisyaratkan dari kisah Nabi Muhammad Saw yang menerima wahyu pertama perintah untuk membaca (iqra’).
Ia juga mengungkapkan bahwa tugas duta baca nantinya adalah sebagai inspirasi untuk mendorong minat baca masyarakat. Adanya duta baca benar-benar akan mampu mewujudkan tujuan untuk meningkatkan kegemaran membaca di masyarakat.
“Para duta baca ini mempunyai tugas yang sangat penting, menjadikan inspirasi, bagaimana memotivasi serta terus mndorong agar masyarakat semakin gemar membaca. Mendorong perpustakaan-perpustakaan untuk lebih giat lagi melengkapi buku bacaannya, dan menjadi perpustakaan yang sangat nyaman,” ungkap Bupati Yuhronur
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan Farah Damayanti Zubaidah menyampaikan tujuan pemilihan Duta Baca untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat
Lanjut Farah, disamping itu untuk menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca masyarakat. Menumbuhkan budaya baca masyarakat. Pemilihan duta baca ini diikuti oleh putra-putri asli Lamongan dengan rentang usia 17 hingga 22 tahun.
Ia menjelaskan tahapan kegiatan yang meliputi tahap pendaftaran pada 1-14 Juli yang lalu. Dari 107 pendaftar masuk seleksi administrasi sebanyak 57 peserta.
“Dari seleleksi akademik dasar tersisa 30 peserta, kemudian diwawancara diperoleh 15 peserta masuk pada grand final,” pungkas aktifis perempuan Lamongan ini
Repoter : Fathurrahim Syuhadi








