Kemenag Provinsi Jatim Monev Program TBTQ di SMPM Jipat Pesantren Karangasem Lamongan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan dan evaluasi implementasi Program Tuntas Baca Tulis al-Quran (TBTQ) pada jenjang satuan pendidikan SMP di Kabupaten Lamongan.

Rombongan dipimpin, Drs. H. M. Juhedi, M.Pd.I. Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (Kabid. PAIS), didampingi Drs. Najib Kusnanto, M.Pd., Sub Koor. SMP PAIS Kanwil Kemenag Jatim, dan Drs. Abdul Ghofur, M.Ag., Kabid PAIS Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan.

Sasaran monev Program TBTQ di Kabupaten Lamongan terdapat 3 satuan Pendidikan SMP, di antaranya; SMP Muhammadiyah 14 (SMPM Jipat) Karangasem, SMP Negeri 1 Paciran dan SMP Negeri 2 Paciran. Acara di tempatkan di SMPM Jipat Pondok Pesantren Karangasem Paciran, hari Kamis (18/8/2022).

Acara formal dipandu oleh Muslihan, S.Ag., M.Pd.I. (Pengawas PAI SMP Paciran), dengan membagi urutan acara sebagai berikut; sambutan tuan rumah Ust. Fatih Futhoni, M.Pd. Kabag. (Pendidikan Pondok Pesantren Karangasem Paciran), dilanjutkan sambutan Kabid. PAIS, dan paparan teknis disampaikan Sub Koor. SMP PAIS.

Ust. Fatih Futhoni, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, “Selamat datang di Pesantren Karangasem dan terima kasih yang telah memberikan kepercayaan kepada SMPM Jipat untuk menerapkan Program TBTQ yang diluncurkan Kawil Kemenag Jatim. Semoga program ini bisa berjalan dengan lancar dan istiqamah sehingga peserta didik siap untuk menjadi laskar langit penjaga mukjizat,” demikian ungkapnya.

Selanjutnya Ust. Fatih Futhoni, M.Pd. menjelaskan lebih rinci, bahwa program TBTQ sejalan dengan program yang dikembangkan di Pesantren Karangasem. Seluruh lembaga pendidikan di Pesantren Karangasem mulai dari TK sampai SLTA menerapkan Program Tahfidzul Quran, bahkan setiap semester diselenggarakan Program Dauroh Tahfidzul Quran yang diikuti oleh seluruh siswa yang terseleksi untuk dikarantina selama 1 bulan dengan target hafalan 4 sampai 15 juz.

Sementara Kabid PAIS Drs. H. M. Juhedi, M.Pd.I. menyampaikan, “Terima kasih telah disambut dengan ramah dan kekeluargaan. Saya senang dan gembira berkesempatan silaturrahim di Pesantren Karangasem. Saya berharap pesantren tetap istiqamah dalam membimbing program tahfidz, mulai dari belajar membaca, menghafalkan (tahfidh), bisa mengartikan, dan mampu mengamalkan dalam kehidupan. Karena hanya ilmu yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat,” demikian jelas pria asal Madura.

Sedangkan teknis Program TBTQ dipaparkan Drs. Najib Kusnanto, M.Pd., Sub Koor. SMP PAIS, “Skala prioritas Program TBTQ adalah peserta didik mampu membaca Alquran dengan baik dan benar. Diawali dengan pendalam program tilawah, tahsin dan tahfidz surat-surat pendek (QS. An-Nas sampai Adh-Dhuha), serta meningkat pada program tahfidz juz 30 dan surat-surat pilihan,” demikian tuturnya.

Lebih lanjut Drs. Najib Kusnanto, M.Pd., menuturkan, “Pengembangan Program TBTQ di sekolah diharapkan peserta didik mampu menulis Alquran dengan baik (seni tulis khat dan kaligrafi), membaca kitab tafsir Alquran, dan mampu membaca Alquran dengan indah (sari tilawah atau seni baca Alquran). Maka Program TBTQ harus dikampenyakan kepada peserta didik sejak dini sehingga program bisa direspons lebih awal.

Reporter: Ali Efendi