TUBAN lintasjatimnews – Fenomena Tuban Fashion Week yang diprakarsai oleh beberapa pemuda ramai menuai beragam kritik dari masyarakat serta aktivis di kabupaten Tuban, lantaran ada beberapa penampilan peserta laki-laki yang berdandan layaknya perempuan.
Aktivis Tuban Peduli Moral, Rifky Ardian menanggapi acara yang digelar di Jalan RA Kartini depan kantor Kejasaksaan Negeri Tuban, Kamis tanggal 4 Agustus lalu, harusnya menjadi media ekspresi dan kreativitas yang mendidik bagi masyarakat khususnya remaja dan anak-anak yang menyaksikan acara Tuban Fashion Week, Minggu (07/08/2022).
Mantan ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tuban ini mengingatkan pada panitia atau yang memprakarsai acara Tuban Fashion Week harus melihat budaya ketimuran serta nilai-nilai agama yang kental di masyarakat bumi wali ini.
“Bukankah menyuguhkan tontonan fashion show di tempat umum ini tidak pantas memperagakan tampilan yang bermuatan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dan menurut saya sangat tidak mendidik bagi masyarakat khususnya anak-anak di kabupaten Tuban,” tegasnya.
Bung Rifky sapaan akrabnya berharap akan kehadiran pemerintah dan tokoh agama dalam rangka melakukan filter terhadap kegiatan tersebut, agar kegiatan Tuban Fashion Week bisa lebih mendidik generasi muda dan anak-anak di kabupaten Tuban.
Reporter (KS)









