Bupati Lamongan Dinobatkan Sebagai Pembina Koperasi Terbaik di Jawa Timur

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Bupati Lamongan DR H Yuhronur Efendi MBA dinobatkan sebagai Pembina Koperasi Terbaik di Jawa Timur Tahun 2022 pada puncak perayaan Hari Koperasi ke-75 dan dan Pembukaan K-UKM Expo Ke-9 Tahun 2022, di Ballroom lantai IV Grandcity Surabaya , Rabu (27/7/2022).

Penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas landasan kontribusi nyata antara Pemkab Lamongan bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lamongan yang menjadi mitra strategis untuk memajukan daerah.

Dapat dilihat dari koperasi aktif dan sehat di Lamongan yang berjumlah 1.349 koperasi dengan jumlah anggota sebanyak 113.580 orang dengan rincian koperasi aktif sebanyak 1.303 atau 81,7 persen. Hal tersebut menandakan bahwasanya Lamongan terus melaksanakan regenerasi dalam berkoperasi.

Bupati Yuhronur Efendi mengungkapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut andil dalam menggelorakan koperasi di Kabupaten Lamongan.

Lanjutnya, penghargaan ini milik masyarakat Lamongan terutama yang aktif menjadi insan koperasi, saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Lamongan untuk mengembangkan koperasi dan bangkit bersama meningkatkan fungsi koperasi di Lamongan. Hal ini sesuai dengan dasar hukum yang berlaku dan diamanatkan pada Undang-undang No 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian.

“Di Lamongan sendiri terdapat 1.300 koperasi yang aktif dan sehat. Kita terus bergotong royong untuk melakukan regenarasi koperasi, salah satunya ialah beralih ke sistem digitalisasi berkoperasi agar lebih akuntabel dan efektif,” jelas Bupati Yuhronur Efendi

Kepala Diskopum Lamongan Agus Suyanto mengatakan pemeriksaan koperasi merupakan salah satu cara untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh, berdaya saing sesuai jatidiri koperasi. Sehingga selain dapat meningkatkan akuntabilitas juga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat.

“Koperasi melakukan modernisasi, yang dulu cuma simpan pinjam sekarang lebih luas. Ada koperasi produsen, koperasi konsumen, koperasi pemasaran hingga koperasi jasa yang tentunya keberagaman ini diperoleh dengan regulasi yang sudah diberikan oleh pemerintah,” pungkas Agus Suyanto.

Reporter : Fathurrahim Syuhadi