Aktivis Tuban Prihatin Terhadap Stigmatisasi Pada Kaum Perempuan

Listen to this article

TUBAN lintasjatimnews – Pegiat Pemberdayaan Perempuan Tuban, Darwati sangat prihatin dan mengutuk segala stigmatisasi pada kaum perempuan, seringnya terjadi penindasan atas seksualitas perempuan, menurutnya paling banyak dilakukan di media sosial, stigma negatif atau slut-shaming juga lebih sering dilakukan oleh kaum laki-laki yang berfikir negatif pada aktivitas kaum perempuan.

Ibu beranak dua ini, juga tegas mengutuk dan merasa prihatin terhadap stigmatisasi yang selalu ditujukan pada kaum perempuan dan anak korban kekerasan seksual yang akhir-akhir ini terjadi di Kabupaten Tuban.

Slut shaming atau suatu tindakan yang merendahkan tubuh seksualitas perempuan harus dihentikan baik secara langsung maupun lewat media sosial, harusnya kaum perempuan sepakat bahwa pelaku atau pengunggah gambar maupun stiker yang bermuatan pornografi di media sosial bisa dipidanakan atas dasar melanggar undang-undang pornografi dan undang-undang ITE,” tegas perempuan asli Plumpang ini.

Dia juga menambahkan, bahwa pikiran negatif ataupun pikiran-pikiran yang tidak baik seperti pikiran kotor yang berlebihan tentu dapat menganggu aktivitas normal maka perlu dilakukan evaluasi mengenai kondisi ini. Setiap orang dapat memikirkan hal-hal negatif, pikiran-pikiran yang sebaiknya tidak dipikirkan.

“Namun, tidak dapat dipungkiri, pengaruh lingkungan serta kebiasaan buruk seperti menonton atau melihat hal-hal yang dapat memicu munculnya pikiran tersebut dapat menjadi salah satu faktor terjadinya kondisi ini,” tutup Darwati.

Reporter (KS)