SURABAYA lintasjatimnews – Warga Pulau Madura mulai melakukan “Toron” atau mudik di hari Idul Adha ini. Mereka tampak melintas secara beriringan di Jembatan Suramadu, Sabtu (09/07/2022).
Berdasarkan pengamatan wartawan lintasjatimnews, kendaraan yang melintas tidak sepadat Idul Adha sebelum adanya pandemi yang entah kapan berakhirnya ini.
Sofya, pedagang yang berada di sekitar Jembatan Suramadu mengatakan, sejak pandemi warga yang Toron ke Madura tidak sampai membuat arus lalu lintas padat, hanya ramai lancar kalau dulu sebelum pandemi sampai jam sembilan malam di jalur sepeda motor ini sangat padat warga yang Toron. “Untuk Idul Adha saya sampai tidak bisa pulang karena tidak bisa lewat, tapi sekarang hanya ramai lancar saja,” kata Sofya
Berdasarkan pantauan, sejak pukul 15:00 pengendara sepeda motor yang melintas memang cukup ramai, namun arus lalu lintas masih relatif cukup lancar hingga memasuki sore hari sekitar pukul 17:00 . Volume kendaraan sepeda motor yang melintas mulai meningkat tapi tidak sampai menimbulkan kepadatan yang serius. Sedangkan untuk jalur roda empat juga relatif mulai meningkat dari pukul 15:00, dengan didominasi kendaraan pribadi
Sofya, yang juga warga Madura itu menuturkan, jika mayoritas pemudik yang pulang dalam dua hari ini biasanya masih memiliki kerabat atau orang tua di kampung halaman.
Hal itulah yang menjadi alasan mereka pulang dari perantauan. Sementara itu ,AKP Eko Adi Wibowo Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyampaikan, sejak pagi volume kendaraan memang mulai meningkat sekitar lima persen dari hari biasanya. Peningkatan kendaraan tersebut sebenarnya kecil jika dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap, AKP Eko Adi Wibowo
AKP Eko Adi Wibowo melanjutkan, peningkatan volume kendaraan yang cukup minim itu menurutnya karena mayoritas warga Madura sudah melakukan Toron pada Idul Fitri kemarin. Kemudian mayoritas warga yang Toron dalam dua hari ini didomimasi oleh pemudik lokal yang berdomisili di Surabaya Raya. “Warga Madura yang merantau lebih jauh memilih mudik saat Idul Fitri kemarin karena cuti yang diberikan juga lebih panjang,” terang Eko Adi Wibowo.
Sementara itu lanjut dia, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mengawal tradisi Toron ini, telah menempatkan 10 personel yang bersiaga di Jembatan terpanjang di Indonesia ini. Petugas yang berjaga akan difokuskan untuk mengurai kepadatan. Apabila terjadi penumpukan kendaraan,” pungkas Eko Adi Wibowo.
Reporter: Eko








