TUBAN lintasjatimnews – Musim tanam padi tiba, khususnya untuk Desa Klotok Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban dan sekitarnya, para petani kembali gantungkan harapan baru.
Ridwan Ketua HIPPA ( Himpunan Petani Pemakai Air ) Gabungan kecamatan Plumpang mengatakan, Para petani mulai membajak sawah lagi, semoga musim tanam kali ini lebih baik dari pada musim kemarin. Kata Wan, Saat berada di kantor HIPPA “SUBUR MAKMUR” Desa Klotok Kecamatan Plumpang. Sabtu (4/6/22)
Wan panggilan akrabnya menambah, kegagalan yang dialami petani padi musim tanam sebelumnya, memang bukan hanya di Desa Klotok saja, akan tetapi tentu membuat para petani ini semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan.
Beberapa kendala yang dialami petani padi akhir-akhir ini memang tidak bisa dibilang enteng, mulai dari serangan hama hingga harga gabah yang anjlok saat musim panen tiba. “Ucapnya”
Walaupun begitu tidak membuat para petani kapok untuk menanam kembali, dikarenakan memang sudah menjadi mata pencaharian utama mereka.
Salah satu hama yang sangat sulit pemberantasannya adalah tikus. Di musim tanam sebelumnya banyak petani di Desa Klotok yang padinya rusak diserang tikus, bahkan sampai ada yang tanam kembali.
Musim tanam kembali tiba, akan tetapi hama tikus juga belum sirna, para petani yang masih membuat pembenihan padi di sawah tidak luput dari serangan tikus. Akan tetapi mereka tidak kehilangan akal, yaitu dengan memasang pagar plastik di area pembenihan.
Wan menambahkan, selain hama tikus, setelah padi ditanam musuh utama dari petani adalah keong mas, yang sering menyerang di bagian pinggiran sawah yang biasanya lebih menonjol tidak terendam air. Sehingga para petani harus bolak balik melakukan sulam (menanami kembali) dengan sisa benih. “Pungkasnya”
“Nek wong tani ki gak nduwe kapok, wajibe berusaha wong urip, dene asile gak patek apek, kuwi wis urusane Sing Gawe Urip, wong yo sik nandur neh, tetep kudu berusaha,” terang Supar (57) salah satu petani padi dari Desa Kebomlati yang lahan sawahnya di Desa Klotok.
Yang intinya para petani tidak pernah putus asa, sebagai manusia kewajibannya adalah selalu berusaha, apabila hasilnya tidak terlalu bagus itu sudah kehendak Allah SWT, toh juga masih menanam lagi dan para petani harus tetap berusaha.
Reporter : qom








