Bupati Lamongan, Dukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Globalisasi

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Bupati Lamongan mendukung perlindungan tenaga kerja di era globalisasi. Hal ini disampaikan pada acara gathering pimpinan badan usaha dalam rangka peringatan bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Samudra Hall Tanjung Kodok Beach Resort, Kamis (24/2/2022)

Bupati Yuhronur Efendi didampingi Wabup Abdul Rouf mengajak untuk terus memelihara dan mengawal keselamatan dan kesehatan karyawan dalam bekerja.

Lanjut Bupati Yuhronur Efendi, meski dalam kondisi Covid-19 tingkat pengangguran terbuka di Lamongan turun kurang lebih 0,24 persen. Lamongan masih mampu berproduksi dikarenakan berbasis pada sektor pertanian, yang di dalamnya termasuk sektor pertanian dan perikanan.

Selain itu menurut Yuhronur Efendi, di era digitalisasi SDM merupakan faktor investasi penting. Oleh sebab itu keselamatan dan kesehatan kerja harus terus dikawal dan dipelihara demi memberikan rasa nyaman dan aman pada karyawan dalam melaksanakan produktivitas kerjanya.

Kenapa kita harus mengawal, memaintenance keselamatan dan kesehatan kerja? Yuhronur Efendi menjelaskan diera digitalisasi SDM adalah sebuah faktor investasi yang sangat penting. Untuk itu dengan keselamatan dan kesehatan kerja akan terus bisa meningkatkan produktivitas para karyawan yg ada di perusahaannya masing-masing.

“Dengan keselamatan dan kesehatan kerja tentu membuat seluruh karyawan akan semakin nyaman dan engan kenyamanan itu akan semakin dapat berproduktivitas dengan baik,” terangnya

Tidak hanya itu, Yuhronur Efendi juga menyerahkan penghargaan zero accident, P2HIV/AIDS dan P2 Covid kepada beberapa perusahaan, didampingi oleh Kadisnakertrans Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk kita terus bekerja lebih baik dan lebih baik lagi. Selamat kepada seluruh prusahaan yang mendapatkan penghargaan tadi, mudah-mudahan ini akan terus mendorong bagi kesehatan dan keselamatan kerja di tempatnya masing-masing,” pungkasnya

Kadisnakertrans Provinsi Jatim Himawan Estu Bagijo mengungkapkan keinginannya agar K3 ini menjadi budaya yang juga adalah kewajiban bagi semua perusahaan di Indonesia.

“Tujuan K3 adalah untuk melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja, menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien, serta menjamin proses produksi berjalan lancar,” kata Himawan.

Ketua Panitia Benny Pradana mengatakan acara yang diprakarsai oleh komunitas K3 Lamongan ini memiliki tema Penerapan Budaya K3 pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi.

“Mari kita bersama-sama untuk terus memberikan kontribusi-kontribusi dalam hal upaya pencegahan kecelakaan kerja dan pencegahan penyakit akibat kerja,” pungkasnya

Reporter : Fathurrahim Syuhadi