Kuliah Sambil Bekerja Pengiklan di Facebook dan Berorganisasi, Imamuddin: Tidak Menggangu Akademik

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Ahmad Imamuddin yang merupakan mahasiswa jurusan teknik komputer di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tidak hanya menyibukkan diri sebagai akademisi, tetapi turut aktif dalam berbagai kegiatan di organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer (HIMAKOM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Di sisi lain itu Ahmad Imamuddin juga bekerja sebagai pengiklan di Facebook dan freelance internet.

Mahasiswa yang akrab disapa Imamuddin ini mengaku bahwa keaktifannya berorganisasi dimulai saat di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan jabatan sekretaris umum Pimpinan Cabang (PC) Sekaran, bidang kader PC IPM Sekaran, ketua PR IPM SMK 12 Sekaran dan ketua PR IPM Desa Kudikan.

Putra dari ibu Mujayani ayah kamalluddin itu berdomisili di Desa kudikan Kecamatan Sekaran RT 2 RW 2.

“Dan saat gabung di IMM dan alhamdulillah dikasih amanah menjadi sekretaris Bidang Media PK IMM Iskandariyah,” ungkapnya kepada lintasjatimnews (8/2/2022).

Tidak puas dengan berkontribusi pada organisasi dalam IMM saja, imamuddin juga mendapat amanah menjadi bendahara dua di HIMAKOM UMLA. “Menjadi bendahara di HIMAKOM Itu berawal dari rasa ingin tahu saya akan tugas bendahara, karena dulu bendahara saya di IPM pernah bilang bahwa bendahara adalah peran yang sangat susah. Karena berkewajiban mengelola dan menjaga uang organisasi. Yang setiap pengeluaran harus ada buktinya dan sampai hilang harus bertanggung jawab ke semua anggota. Karena itulah saya menjadi terdorong untuk mengambil posisi tersebut untuk melatih diri agar bisa lebih amanah dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Alumni Darul Arqam Dasar (DAD) 01 PK IMM Al Iskandariyah itu juga menuturkan bahwa organisasi atau kegiatan yang ia ikuti menjadi hiburan tersendiri ketika merasa lelah mengerjakan tugas kuliah maupun kerja. Tidak hanya itu, ia juga menganggap bahwa organisasi tidak pernah mengganggu akademik. Dengan berorganisasi sambil berakademik, ia mengaku dapat mengenal orang banyak dan belajar mengatur waktu dengan baik.

“Banyak orang pintar, tapi orang yang cerdas untuk atur jadwal itu tidak banyak. Dan itu bisa dipelajari dengan kita aktif di perkuliahan, aktif juga di organisasi,” tuturnya.

Lebih jauh, dukungan dan dorongan yang diperoleh dari orangtua dan teman dekatnya, menjadi motivasi untuk menyelesaikan studi dengan cepat. “Dan salah satu motivasinya juga, harus sering ke kampus. Kalau misalnya tidak ada mi kuliah, setidaknya datang ke sekret IMM dan HIMAKOM,” pungkasnya. (Fathan Faris Saputro)