Rizqi Farid Al-Husni Terpilih sebagai Ketua Umum IPM Lamongan Periode 2026–2028

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Rizqi Farid Al-Husni terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Lamongan periode 2026–2028. Terpilihnya Rizqi menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru IPM Lamongan untuk dua tahun ke depan.

Rizqi Farid Al-Husni bukan sosok baru dalam gerakan pelajar Muhammadiyah. Sebelum dipercaya memimpin PD IPM Lamongan, ia merupakan alumni Ketua Umum PR IPM MAM 02 Paciran periode 2023–2024. Kemudian aktif di PC IPM Paciran periode 2024-2026. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi yang mengantarkannya pada amanah di tingkat daerah.

Ucapan selamat dan doa pun disampaikan atas amanah baru yang diterimanya. Kepemimpinan di organisasi pelajar Muhammadiyah bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menggerakkan kader, mengembangkan potensi pelajar, serta menjaga keberlangsungan gerakan.

“Selamat mengemban amanah, Kak Rizqi Farid Al-Husni. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan dalam menjalankan setiap tanggung jawab,” demikian pesan yang disampaikan dalam ucapan selamat atas terpilihnya Rizqi.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjadikan IPM sebagai ruang yang dekat dengan kehidupan pelajar. IPM bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga menjadi rumah belajar, rumah dakwah, dan rumah perjuangan bagi kader-kader pelajar Muhammadiyah.

Dalam menjalankan amanahnya, Rizqi diharapkan dapat melanjutkan proses kaderisasi sekaligus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pelajar di tengah perubahan zaman. Tantangan pelajar saat ini semakin beragam, sehingga organisasi dituntut mampu menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter, kreativitas, kepedulian sosial, dan semangat berkemajuan.

Rizqi sendiri menyampaikan sejumlah refleksi yang menggambarkan cara pandangnya dalam menjalani perjalanan kehidupan dan amanah organisasi.

“Mencoba menghargai setiap detik yang dilalui sebagai wujud terima kasih kepada Sang Maha Pengasih,” tulisnya.

Refleksi tersebut menunjukkan pentingnya mensyukuri setiap proses yang telah dilalui. Bagi seorang kader, perjalanan organisasi tidak hanya berbicara mengenai capaian, tetapi juga tentang pengalaman, pembelajaran, persahabatan, dan proses membentuk diri.

Ia juga menuliskan harapan, “Semoga citra ini bisa mengantarkan menuju cita dan mempersatukan segenap cinta.”

Kalimat tersebut dapat dimaknai sebagai harapan agar setiap langkah yang ditempuh tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi mampu mengantarkan pada cita-cita bersama serta memperkuat kebersamaan dalam organisasi.

Lebih jauh, Rizqi menempatkan identitas manusia dalam perspektif keislaman. “Siapa itu manusia? Ia adalah Hamba Allah dan Khalifatullah Fil Ardl.”

Pandangan tersebut memberikan pesan bahwa aktivitas seorang kader pelajar Muhammadiyah semestinya tidak terlepas dari kesadaran sebagai hamba Allah sekaligus manusia yang memiliki tanggung jawab untuk berbuat baik dan memberikan manfaat di muka bumi.

Dengan amanah baru tersebut, perjalanan Rizqi Farid Al-Husni bersama jajaran PD IPM Lamongan periode 2026–2028 segera dimulai. Estafet kepemimpinan telah berpindah, sementara tanggung jawab untuk menjaga gerakan dan mengembangkan potensi pelajar menjadi pekerjaan bersama.

Harapannya, kepemimpinan baru dapat membawa IPM Lamongan semakin berkemajuan, menginspirasi, dan memberikan manfaat yang luas bagi pelajar, Muhammadiyah, serta masyarakat.

Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan keteladanan.

Mari bersama-sama memberikan doa dan dukungan terbaik bagi perjalanan kepemimpinan baru IPM Lamongan.

Reporter Fathurrahim Syuhadi