Mimpi Giyanto Punya Rumah Yang Layak Akhirya Terwujud Berkat TMMD 127 Kodim Wonogiri

Listen to this article

WONOGIRI lintasjatimnews – Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka kegiatan TMMD Ke 127 Kodim 0728/Wonogiri kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan RTLH milik Giyanto yang berada di Dusun Sapatan RT 01/05 Desa Kembang. Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. 

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD bersama warga setempat terlihat bahu membahu mengerjakan proses pembangunan, mulai dari pekerjaan pondasi, pemasangan rangka, hingga penyusunan dinding.

Semangat gotong royong begitu terasa di lokasi pembangunan. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat proses pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga. 

Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan RTLH ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup serta menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman. 

Selain itu, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Giyanto yang kesehariannya sebagai buruh penjual kelapa sekaligus pemilik rumah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan pembangunan tersebut. Akhirya apa yang saya dan keluarga impikan selama bertahun-tahun akhirya terwujud berkat TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri.

Saya berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, pembangunan RTLH di Desa Kembang menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat tekad untuk terus membangun desa menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

(Agus Kemplu)