Ratusan Pelajar Muhammadiyah Berkompetisi dalam Olimpiade Ahmad Dahlan 2026 di Babat

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Olimpiade Ahmad Dahlan (OAD) 2026 jenjang SMP/MTs Muhammadiyah se-Eks Karesidenan Bojonegoro resmi digelar pada Ahad (1/2/2026) di SMA Muhammadiyah 1 Babat. Ajang bergengsi tahunan ini diikuti 455 peserta dari SMP dan MTs Muhammadiyah, yang terbagi ke dalam empat mata lomba, yakni Matematika, IPA, IPS, serta ISMIBARIS (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berbasis Bahasa Arab dan Inggris).

Dari total satuan pendidikan Muhammadiyah yang ada, tercatat tiga SMP dan enam MTs Muhammadiyah tidak berpartisipasi dalam OAD tahun ini. Meski demikian, antusiasme peserta tetap tinggi dan mewarnai pelaksanaan kompetisi sejak pagi hari.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung khidmat. Susunan acara meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dan Mars OAD. Acara dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah oleh Kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat, Agus Al-Chusairi, S.Pd., M.Pd., serta sambutan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd.

Olimpiade Ahmad Dahlan 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Lamongan, K.H. Drs. Shodikin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi SMA Muhammadiyah 1 Babat sebagai tuan rumah yang dinilai mampu menyuguhkan karya-karya murid bernuansa pioneering yang menuntut keterampilan teknis dan akademik secara seimbang.

Tak hanya itu, Ketua PDM Lamongan juga memberikan apresiasi khusus kepada pembawa acara yang tampil percaya diri dengan kemampuan empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Menurutnya, penguasaan multi bahasa tersebut mencerminkan karakter pelajar Muhammadiyah yang berwawasan global namun tetap berakar pada budaya dan jati diri bangsa.

“Bahasa Inggris dan Arab merupakan bahasa internasional. Bahasa Arab adalah bahasa agama Islam, Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang harus digunakan dengan baik dan benar, sementara Bahasa Jawa sebagai bahasa daerah perlu dilestarikan agar tetap hidup dalam keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Usai pembukaan, Ketua PDM Lamongan berkeliling meninjau gedung SMP Muhammadiyah 1 Babat dan berdialog dengan kepala sekolah serta jajaran Majelis Dikdasmen, sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh civitas sekolah.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Olimpiade Ahmad Dahlan bukan sekadar ajang kompetisi akademik, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat persaudaraan antar pelajar Muhammadiyah.

“Kompetisi ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses meningkatkan kemampuan, membangun karakter, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga OAD menjadi momentum peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah di Lamongan dan sekitarnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat, Agus Al-Chusairi, S.Pd., M.Pd., selaku tuan rumah, memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih sekolahnya, sekaligus menginformasikan rencana pelaksanaan Sudirman Scout Event, sebuah kompetisi di bidang kepanduan yang akan digelar dalam waktu dekat.

Ia juga menyampaikan keterbukaan SMA Muhammadiyah 1 Babat untuk menerima para peserta OAD yang berminat melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.

Dengan semangat kompetisi yang sehat dan atmosfer kebersamaan yang kuat, Olimpiade Ahmad Dahlan 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi pelajar Muhammadiyah yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas.

Kontributor: M. Said