LAMONGAN lintasjatimnews – SMP Negeri 1 Pucuk menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Senin (19/1/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Masjid Al-Ashr SMPN 1 Pucuk dan diikuti seluruh siswa serta guru dan tenaga kependidikan (GTK).
Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini menghadirkan penceramah K.H. Muhammad Ainur Rasyid. Dalam tausiahnya, beliau mengulas sejarah diwajibkannya shalat lima waktu sebagai peristiwa penting dalam perjalanan Isra’ Mi’raj. Ia menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama “ash-sholatu imaduddin” atau tiang agama yang wajib dijaga oleh setiap muslim.
Selain itu, K.H. Ainur Rasyid juga memotivasi para siswa agar senantiasa semangat belajar, bangga terhadap almamater, serta menghormati dan menyenangkan hati para guru. Menurutnya, ilmu pengetahuan tidak akan didapatkan tanpa kesungguhan dalam belajar.
“Ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan belajar. Maka bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu,” pesannya di hadapan ratusan siswa.
Dalam ceramahnya, beliau juga menyitir nasihat Imam Syafi’i:
Ta’allam falaisal mar’u yuuladu ‘aaliman
Artinya: Belajarlah, karena tidak ada seorang pun yang terlahir dalam keadaan berilmu.
Menurutnya, nasihat tersebut sangat relevan dengan kehidupan pelajar saat ini. Ia mengajak siswa merenungi kondisi bayi yang terlahir tanpa kemampuan apa pun, sebagai bukti bahwa ilmu harus diraih melalui proses belajar yang tekun dan fokus.
Penceramah juga mengajak seluruh peserta untuk melantunkan shalawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus pengingat agar tidak meninggalkan shalat wajib.
Sementara itu, dalam sambutannya, PLt Kepala SMP Negeri 1 Pucuk, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan pendidikan di sekolah terbagi menjadi tiga, yakni intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Ia menegaskan bahwa kegiatan intrakurikuler merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti semua siswa karena terintegrasi dalam kurikulum formal. Sedangkan kokurikuler merupakan kegiatan pendukung di luar kelas yang bertujuan mengembangkan potensi siswa secara holistik. Adapun ekstrakurikuler bersifat pilihan sesuai minat dan bakat siswa. Kegiatan Peringatan Isro’ Mi’raj ini sebagai contoh kegiatan kokurikuler yang juga ditampilkan hasil kegiatan ekstrakurikuler ‘Hadrah Albajari”
Untuk mengondisikan siswa agar lebih khusyuk mendengarkan ceramah Isra’ Mi’raj, Said juga menyitir firman Allah SWT dalam Surat Al-A’raf ayat 179 yang mengingatkan manusia agar menggunakan hati, mata, dan telinga untuk memahami kebenaran.
Berikut terjemahan ayat tersebut.
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari bangsa jin dan manusia, yaitu mereka yang mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai (laksana) binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.
Ia menegaskan bahwa ayat-ayat Allah tidak hanya bermakna teks Al-Qur’an semata, tetapi juga mencakup segala informasi dan nasihat yang baik yang patut direnungkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Al-Ashr SMPN 1 Pucuk diwarnai lantunan shalawat bersama, suasana khidmat siswa mengenakan seragam rapi bernuansa putih, serta penceramah yang menyampaikan tausiah penuh motivasi di hadapan jamaah.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter religius, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta memotivasi siswa untuk lebih giat belajar demi meraih masa depan yang lebih baik.
Kontributor: M. Said








