Bimtek Guru IPA Lamongan Tekankan Pembelajaran Mendalam dan Papan Interaktif Digital

Listen to this article

LAMONGAN. lintasjatimnews — Sebanyak 120 guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Lamongan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru melalui implementasi pembelajaran mendalam dan pemanfaatan Papan Interaktif Digital dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 1 Pucuk, Sabtu, (17/01 2026).

Bimtek yang merupakan Batch 8 ini diselenggarakan oleh MGMP IPA SMP Kabupaten Lamongan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Lamongan, M. Munir, S.Pd., M.Pd.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Lamongan, pembacaan doa, serta sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua MGMP IPA SMP Kabupaten Lamongan, Alimudin, S.Pd., yang menekankan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 1 Pucuk yang diwakili Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan Sarpras, Muhammad Abdul Rohman, S.Pd., M.M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMP Negeri 1 Pucuk sebagai tuan rumah serta berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan kegiatan, Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Lamongan, Muhammad Munir, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini tengah mengalami transformasi digital yang sangat pesat. Menurutnya, guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi dituntut mampu menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menarik, dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Bantuan perangkat IFP (Interactive Flat Panel) yang diterima sekolah merupakan kesempatan luar biasa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. IFP bukan sekadar papan tulis digital, tetapi media kolaboratif yang mampu memvisualisasikan materi secara lebih jelas serta mendorong keterlibatan aktif siswa,” ungkapnya.

Ia berharap melalui bimtek ini, guru IPA tidak lagi merasa asing dengan teknologi. Kegiatan ini menjadi ruang eksplorasi, berbagi praktik baik, serta meningkatkan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan bermakna.

Lebih lanjut, Munir juga mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi tidak akan memberikan dampak maksimal tanpa sentuhan kreativitas guru. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menggencarkan program Kemendikdasmen

“Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai upaya pembentukan karakter peserta didik melalui kebiasaan positif, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat atau gotong royong, serta tidur cepat dan cukup.

“Melalui program ini diharapkan akan tercetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat,” tambahnya.

Pada sesi workshop, para peserta mendapatkan materi dari pengurus MGMP IPA Kabupaten Lamongan, yakni Sudjatmiko, S.Pd., Nur Ismurti Ningsih, S.Pd., M.Pd., dan Khotim, S.Pd., M.Pd. Materi difokuskan pada implementasi pembelajaran mendalam serta praktik langsung pemanfaatan papan interaktif digital dalam penyusunan perangkat pembelajaran.

Dengan antusiasme tinggi, para guru mengikuti setiap sesi kegiatan. Diharapkan, hasil dari bimtek ini dapat diimplementasikan langsung di sekolah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di Kabupaten Lamongan.

Kontributor: M. Said