PACITAN lintasjatimnews – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, memimpin Video Conference (Vicon) percepatan pembangunan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) yang diikuti seluruh Pangdam (Panglima Komando Daerah Militer) dan Komandan Kodim se-Indonesia, pada Selasa (6/1/2026).
Hadir dalam kegiatan Vidcon tersebut Dandim 0801)Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P., beserta Jajaran, Kades Bangunsari Edi Suwito beserta perangkat desa, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bangunsari.
Dalam kegiatan Vidcon tersebut Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan bahwa Pembangunan KDMP merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dalam menjawab tantangan pembangunan di berbagai wilayah.
“KDMP juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah menciptakan stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan yang merata. jika terkendala terkait pembangunan KDMP segera laporkan komando atas sehingga permasalahan segera diselesaikan,”tegas Wakil Panglima TNI dalam arahannya melalui Vcon.
Di lanjutkan dengan Penyampaian Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI ( Asrenum ) Letnan Jenderal TNI Candra Wijaya yang intinya Pengawasan lapangan terhadap pelaksanaan pembangunan menjadi hal yang sangat penting.
“Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan pembangunan benar-benar dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah teknis yang telah ditetapkan,”kata Asrenum TNI Letjen Chandra Wijaya.
Letjen TNI Chandra Wijaya juga menambahkan bahwa diperlukannya kejelasan mengenai standar pelaksanaan, instansi yang berwenang melakukan pengawasan baik dari BPKP maupun instansi terkait agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Selain pengawasan teknis, aspek administrasi dan pertanggung jawaban keuangan juga harus mendapat perhatian serius.
“Setiap penggunaan anggaran wajib didukung dengan bukti yang sah dan lengkap, seperti kwitansi penerimaan, dokumentasi pembelian bahan bangunan, serta bukti pembayaran upah kepada para pekerja. Seluruh dokumen tersebut harus diinventarisir dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan yang transparan dan akuntabel,”tambahnya.

Diharapkan pada bulan Maret seluruh target pembangunan dapat terpenuhi, dengan total sasaran sebanyak 20.000 unit. Saat ini masih terdapat sekitar 1.500 unit yang belum terbangun atau belum terlaksana pembangunannya, atensi dan dukungan dari masing-masing kotamadya serta satuan Kodim agar dapat mempercepat pelaksanaan di lapangan sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.
Sementara itu Dirut PT. Agrinas Angelo De Sousa Mota dalam penyampaiannya juga akan terus mendorong seluruh Dandim agar menerapkan pola kerja yang telah dijalankan Kodim dalam mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan dan saat ini mulai menyiapkan vendor-vendor yang mampu menyuplai kebutuhan material, khususnya kerangka atap berbahan besi.
“Langkah ini ditujukan untuk membantu daerah-daerah yang mengalami keterbatasan atau hambatan dalam pelaksanaan pembangunan,”ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut usai mengikuti Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P menyampaikan bahwa tujuan Vidcon Wakil Panglima TNI dalam rangka Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menyampaikan arahan dan kebijakan strategis Wakil Panglima TNI kepada jajaran Kodam dan Kodim terkait percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai program nasional pemberdayaan ekonomi desa.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap progres pembangunan KDMP di wilayah Pacitan, termasuk identifikasi kendala di lapangan, kebutuhan dukungan material, sumber daya, serta langkah-langkah percepatan guna mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan, “kata Dandim usai mengikuti Vcon dengan Wapang TNI.
Dengan di gelarnya Video Conference tersebut Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengoptimalkan peran TNI melalui fungsi pembinaan teritorial dalam mendukung pembangunan KDMP, khususnya dalam pengawasan lapangan, pendampingan masyarakat, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Reporter: krisna








