Korwil Dinas Pendidikan Labuapi Ajak Tingkatkan Iman dan Amal di Bulan Rajab

Listen to this article

LOMBOK BARAT lintasjatimnews – Memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam, Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, H. Moch. Choifin, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh masyarakat, khususnya insan pendidikan, untuk meningkatkan amal ibadah dan menjauhi segala bentuk perbuatan dosa.

Menurutnya, bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa karena termasuk bulan yang dimuliakan Allah Swt sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. Momentum ini seharusnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan serta ketakwaan.

“Saudaraku, kita sekarang berada di bulan Rajab. Mari kita tingkatkan amal ibadah dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah Swt. Ini kesempatan besar bagi kita untuk memperbaiki diri,” ujar H. Moch. Choifin dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa para ulama memberikan perumpamaan indah tentang rangkaian bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan sebagai satu kesatuan proses spiritual. Bulan Rajab diibaratkan sebagai waktu menanam benih kebaikan, bulan Sya’ban sebagai masa menyiram dan merawat, sedangkan Ramadhan merupakan waktu memanen hasilnya.

“Kata para ulama, bulan Rajab adalah saat kita menanam, Sya’ban kita menyirami dan merawat, dan Ramadhan adalah waktunya kita memanen. Maka, jangan sampai kita menyia-nyiakan bulan Rajab ini tanpa amal yang berarti,” tegasnya.

Lebih lanjut, H. Moch. Choifin menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Persiapan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental dan spiritual, dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Sebagai tokoh pendidikan, ia berharap nilai-nilai spiritual bulan Rajab dapat diinternalisasikan dalam dunia pendidikan, baik oleh pendidik, tenaga kependidikan, maupun peserta didik. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.

“Semoga kita semua diberkahi oleh Allah SWT di bulan Rajab, Sya’ban, dan dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kita diberikan umur panjang yang penuh keberkahan,” pungkasnya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa bulan Rajab bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender Hijriyah, melainkan momentum penting untuk memperkuat iman, menata niat, dan mempersiapkan diri menuju bulan penuh ampunan, Ramadhan.

Reporter Fathurrahim Syuhadi