Sinergi TNI-Polri Hadirkan Ikon Tematik Desa Berdaya di Salamwates

Listen to this article

TRENGGALEK lintasjatimnews – Upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat desa terus menjadi prioritas TNI-Polri melalui jajaran teritorial. Di Kabupaten Trenggalek, sinergi itu kembali terlihat ketika Babinsa Salamwates, Serda Teguh Arifin dari Koramil 0806-13/Dongko, bersama Bhabinkamtibmas Briptu Kelvin, hadir mendukung peresmian Ikon Tematik Program Desa Berdaya di Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kamis (27/11/2025). Kehadiran keduanya menjadi bukti nyata komitmen lintas institusi dalam mendorong pembangunan desa yang adaptif dan berkelanjutan.

Acara peresmian yang dipusatkan di lapangan desa itu dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, hingga pelaku UMKM. Masyarakat menyambut antusias peluncuran ikon tematik yang diyakini mampu menjadi identitas sekaligus arah pengembangan kemajuan desa. Ikon tersebut tidak hanya berfungsi sebagai logo, tetapi merepresentasikan nilai, sejarah, dan potensi unggulan Salamwates.

Babinsa Serda Teguh Arifin menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pendampingan desa merupakan bagian dari tugas teritorial sekaligus komitmen untuk membantu masyarakat membangun kemandirian. “Kehadiran TNI menjadi langkah penting dalam memperkuat identitas desa sekaligus mendorong pengembangan potensi lokal yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ikon tematik akan menjadi sarana penyatuan visi masyarakat dalam mengembangkan ekonomi desa. Dengan identitas baru ini, Salamwates dinilai dapat lebih efektif memetakan potensi pertanian, kerajinan, wisata, dan produk lokal yang sebelumnya belum dikelola secara terintegrasi.

“Melalui ikon tematik ini, Desa Salamwates berkomitmen untuk mengembangkan potensi unggulan desa, mendorong pemberdayaan masyarakat, menghadirkan inovasi desa yang lebih maju, dan memperkuat daya saing ekonomi lokal,” tegas Serda Teguh. Ia berharap konsep Desa Berdaya menjadi gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat.

Bhabinkamtibmas Briptu Kelvin juga menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri dalam mendukung stabilitas dan kreativitas masyarakat desa. Menurutnya, ikon tematik menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk antara pemerintah desa, komunitas masyarakat, dan pelaku usaha.

Pemerintah Desa Salamwates menempatkan ikon tematik sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang. Desa yang berada di kawasan pegunungan Dongko itu memiliki berbagai potensi, mulai dari hortikultura hingga kerajinan dan budaya lokal. Melalui Program Desa Berdaya, seluruh potensi tersebut kini dipetakan dan dikelola secara profesional.

Kepala Desa Salamwates, Suparno, dalam sambutannya menyatakan bahwa ikon tematik akan menjadi tonggak penting dalam upaya branding desa. Identitas baru ini diharapkan menarik lebih banyak program pengembangan, mitra kolaborasi, serta peluang pemasaran produk lokal. “Desa kami tidak hanya ingin berkembang, tetapi ingin dikenal sebagai desa yang kreatif dan mandiri,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama acara berlangsung. Pelaku UMKM berharap penguatan identitas desa serta pendampingan TNI-Polri dapat membuka akses pasar yang lebih besar. Sementara kalangan pemuda menilai ikon tematik sebagai pemantik semangat baru untuk berperan aktif dalam inovasi desa.

Peresmian ikon tematik Desa Berdaya Salamwates menjadi simbol bahwa pembangunan desa kini menekankan penguatan identitas, kreativitas, dan kolaborasi. Dengan dukungan TNI-Polri serta partisipasi aktif masyarakat, Salamwates optimistis dapat mewujudkan transformasi desa yang berkelanjutan dan menjadi model pemberdayaan di wilayah Trenggalek.

Reporter: feri