LAMONGAN lintasjatimnews – Sebanyak 842 wisudawan dan wisudawati Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) resmi dikukuhkan pada upacara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya yang digelar di Dome UMLA, Sabtu (11/10/2025).
Dalam suasana khidmat dan penuh haru, Rektor UMLA Prof Dr Abdul Aziz Alimul Hidayat MKes menyampaikan pesan penting kepada seluruh lulusan agar tidak berhenti berjuang setelah meraih gelar akademik.
“Jadilah sarjana yang tidak menjadi beban negara, tetapi menjadi bagian dari solusi bagi bangsa dan masyarakat,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Ditambahkan Rektor Abdul Aziz jadilah Sarjana yang Mandiri, Kreatif, dan Kontributif
Ia menegaskan, keberhasilan akademik bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat.
Menurut Rektor, tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut ijazah, tetapi juga kemampuan adaptasi, kreativitas, dan kemandirian. Karena itu, para lulusan UMLA diharapkan mampu menciptakan peluang sendiri, baik di sektor wirausaha, pendidikan, kesehatan, maupun pengabdian sosial.
“UMLA terus berkomitmen menyiapkan lulusan yang unggul, berkarakter islami, dan berjiwa sosial. Maka, ketika Anda keluar dari kampus ini, bawalah semangat fastabiqul khairat — berlomba dalam kebaikan,” tambahnya.
Acara wisuda kali ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, LLDIKTI Jatim, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bupati Lamongan, senat universitas, serta para orang tua wisudawan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PWM Jatim DR Hidayatullah MSi mengapresiasi pentingnya peran alumni UMLA dalam memperkuat jaringan dakwah dan kontribusi sosial Muhammadiyah di berbagai bidang.
UMLA yang kini terus berkembang menjadi salah satu kampus unggulan di pantura Jawa Timur, berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang berilmu, beriman, dan beramal. Dengan semangat kemandirian dan pengabdian.
Lanjutnya, diharapkan 842 wisudawan tahun ini dapat menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar pencari pekerjaan.
“Wisuda ini bukan akhir perjuangan, tapi awal dari pengabdian. Buktikan bahwa sarjana UMLA siap berkarya untuk umat dan bangsa,” pungkas Rektor mengakhiri pidatonya disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Reporter Fathurrahim Syuhadi









