Tumpas Stunting, Mahasiswa KKN Unair Sulap Ikan Mujair Jadi Olahan Kroket Bergizi

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews – Tim mahasiswa lintas fakultas Universitas Airlangga (Unair) yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Gresik kembali menunjukkan kontribusi inovatif mereka kepada masyarakat, Kamis 31/7/2025.

Pada kesempatan ini para mahasiswa memperkenalkan hasil program kerja dari masing-masing desa dengan mengadakan “Expo Belajar Bersama Komunitas 6” yang digelar di Kantor Kecamatan Sidayu.

Salah satu kelompok yang bertugas di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, menampilkan produk olahan pangan bergizi berupa kroket ikan mujair. Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi alternatif pangan bergizi sekaligus upaya mendukung penurunan angka stunting yang masih ditemukan di wilayah tersebut.

Desa Raci Kulon dikenal sebagai salah satu sentra tambak dengan hasil utama berupa ikan mujair dan bandeng. Namun, pemanfaatan hasil tambak untuk kebutuhan gizi masyarakat dinilai masih terbatas.

Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa Unair menggagas pengolahan ikan mujair menjadi kroket yang diperkaya dengan kentang, wortel, bayam, dan tempe. Kombinasi bahan ini dipilih karena tinggi protein dan serat, sehingga cocok untuk kebutuhan gizi anak-anak.

Demo masak dilakukan saat pemberian makanan gratis dari Ponkesdes Desa Racikulon, disertai dengan pembagian buku resep PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dengan salah satu resepnya berupa kroket ikan mujair.

“Sebelum dihaluskan menjadi satu, kentang dan tempe sebaiknya dikukus agar kadar airnya tidak terlalu tinggi. Ikannya digoreng terlebih dahulu agar adonan padat dan mudah dibentuk,” ujar Kartika Dewi, salah satu anggota tim yang turut mendemonstrasikan proses pembuatan kroket di hadapan warga.

“Kami sudah mencoba beberapa kali dan mengalami trial and error, jadi resep ini adalah hasil perbaikan dari proses sebelumnya”, tambahnya.

Inovasi ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama mereka yang kurang menyukai ikan, tetapi juga membuka peluang baru bagi warga terutama ibu rumah tangga untuk mengembangkan produk UMKM berbasis potensi lokal.

“Kami berharap, kroket ikan mujair ini bisa menjadi solusi berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi desa,” tambah Sazha Renata, perwakilan mahasiswa dari fakultas Psikologi.

Program ini mendapat sambutan positif dari warga dan aparat desa, yang menilai bahwa pendekatan mahasiswa Unair berhasil menyentuh aspek penting dalam pembangunan desa: kesehatan, kemandirian pangan, dan pemberdayaan ekonomi.

Adapun anggota kelompok KKN ini adalah terdiri atas sembilan mahasiswa dari berbagai fakultas, yaitu:
● Michael Demario Purba – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
● Farah Diba Faniatasha – FISIP
● Fathina Najiya Tamami – Fakultas Sains dan Teknologi (FST)
● Mochammad Baihaqi – FST
● Kezia Dwira Alexandra – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)
● Sazha Renata Mamangkey – Fakultas Psikologi
● Aulia Sabila Annisa – Fakultas Vokasi
● Kartika Dewi Cahya Ningrum – Fakultas Vokasi
● Wigi Utami – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM)

Reporter: Winarto