TRENGGALEK lintasjatimnews – Semangat sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali mendapat perhatian luas dari masyarakat. Kali ini, keharmonisan tersebut tercermin dalam gelaran spektakuler Trenggalek Two Stroke Fighter Fest 2025, yang sukses digelar di Anjungan Cerdas Bendungan Tugu, Kecamatan Tugu, Minggu (27/7/2025).
Kehadiran langsung tiga pucuk pimpinan institusi utama di Trenggalek, Dandim 0806 Letkol Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., Wakil Bupati Syah Muhammad Nata Negara, S.H., yang mewakili Bupati Trenggalek, serta Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap geliat positif komunitas otomotif. Kehadiran mereka bukan sekadar simbolis, tetapi wujud komitmen bersama dalam mendorong kreativitas anak muda sekaligus mengangkat potensi daerah melalui ajang otomotif bergengsi ini.
Menambah semarak acara, Wakapendam V/Brawijaya Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., yang juga dikenal sebagai mantan Dandim 0806/Trenggalek periode 2023–2025, turut hadir dan mendapat sambutan hangat dari para peserta. Kehadirannya tidak hanya menambah energi positif, tetapi juga menjadi simbol kedekatan antara tokoh militer dan masyarakat Trenggalek.
Trenggalek Two Stroke Fighter Fest 2025 bukan hanya ajang unjuk gigi para pecinta motor dua tak dari berbagai daerah. Lebih dari itu, festival ini menjadi ruang kreasi, ajang kolaborasi, serta sarana promosi wisata dan UMKM lokal yang efektif. Ribuan pengunjung memadati area acara untuk menikmati parade motor klasik hingga modifikasi ekstrem yang menawan mata.
Letkol Roy, sapaan akrab Dandim 0806/Trenggalek, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai kegiatan komunitas seperti ini mampu membangun citra positif daerah sekaligus memperluas jejaring antar-penggemar otomotif.
“Ini bukan hanya soal motor, tapi soal bagaimana Trenggalek dikenal secara lebih luas. Komunitas otomotif punya jaringan nasional bahkan internasional. Ini peluang emas untuk promosi daerah,” ujarnya.
Tak hanya menjadi panggung bagi motor dan kreativitas, event ini juga berdampak langsung pada ekonomi warga. Puluhan pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dengan membuka stand kuliner, merchandise, dan layanan modifikasi. Perputaran ekonomi yang tercipta menjadi bukti nyata bahwa komunitas juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Wakil Bupati Syah Muhammad Nata Negara, menyatakan dukungannya terhadap ruang-ruang kreatif seperti ini. Ia menekankan pentingnya membuka peluang bagi anak muda untuk berkarya dan terlibat aktif dalam promosi daerah.
“Trenggalek kini tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga semangat dan kreativitas generasi mudanya. Event seperti ini adalah ruang yang sehat agar anak-anak muda bisa menjadi pelaku, bukan sekadar penonton,” tegasnya.
Dalam hal pengamanan, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menegaskan komitmennya menjaga jalannya acara tetap aman dan tertib. Ia mengapresiasi kolaborasi panitia, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah bahu-membahu menjaga suasana kondusif selama acara berlangsung.
“Kami sangat mendukung kegiatan komunitas, selama tetap mengedepankan keselamatan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan event ini,” ujarnya.
Trenggalek Two Stroke Fighter Fest 2025 telah menegaskan bahwa Trenggalek bukan hanya kuat secara sosial dan budaya, tetapi juga adaptif dan terbuka terhadap perkembangan zaman. Event ini menjadi cerminan bahwa wisata berbasis komunitas dan hobi memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh di masa depan.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Trenggalek siap melangkah lebih jauh sebagai kabupaten yang ramah kreativitas, bersahabat dengan komunitas, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkarya.
Reporter: feri