LAMONGAN lintasjatimnews – Dalam merespons paradigma perkembangan pendidikan terkini, maka Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Kabupaten Lamongan menggelar Webinar dengan tema “Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Berbasis AI”.
Webinar diselenggarakan hari Jum’at (25/7/2025) diikuti 159 guru IPS dari 59 SMP Negeri dan Swasta Kabupaten Lamongan. Pemari kegiatan Webinar disampaikan dua narasumber, Sukari, SPd MPd (Ketua MGMP IPS SMP Lamongan) dan Suwiyantoro, SPd MPd (Fasilatator Deep Learning Mapel IPS SMP).
Selain dua narasumber di atas, hadir juga Dr Bayu Segara, MPd, dosen Pendidikan IPS, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kehadirannya dalam Webinar untuk memberikan sambutan pembuka dan wawasan paradigma baru perkembangan pendidikan.
Acara dibuka Mutitah, SPd selaku host dalam kegiatan Webinar, dilanjutkan doa pengantar kegiatan dibacakan oleh Asykur Afandy, MPd. Sambutan disampaikan Sukari, MPd (Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten Lamongan) dan sambutan Dr Bayu Segara, MPd, dosen Pendidikan IPS UNESA.
Dalam, Sukari, SPd MPd, menyampaikan, “Terima kasih bapak/ibu guru IPS SMP Lamongan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan malam ini. Pak Suwiyantoro dan Pak Bayu yang telah menyempatkan waktu untuk mendukung kegiatan malam ini,” jelasnya.
“Pada prinsipnya pembelajaran mendalam atau Deep Learning bukan merupakan konsep dan metode yang baru, tetapi strategi dan pendekatan serupa yang telah diterapkan. Jadi secara subtansi pernah diterapkan, seperti; pendekatan berbasis masalah atau model pendekatan pembelajaran konstruktif. Walaupun ada perbedaan secara konseptual,” ungkap Guru IPS SMP N 1 Bluluk.
Sementara itu, Dr Bayu Segara, MPd, menjelaskan, “Pembelajaran IPS tidak banyak perubahan CP-nya. Konsep Deep Learning sebagai paraadigma baru, tapi tidak terbilang baru. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap pembelajaran disampaikan lebih detail dan mendalam sejak usia dini,” jelasnya.
Sedangkan narasumber kedua, Suwiyantoro, SPd MPd menyampaikan materi tentang Mengenal Pembelajaran Mendalam. Fasilitator Deep Learning Mata Pelajara IPS SMP menyampaikan wawasan tentang 8 profil lulusan dan 3 prinsip pembelajaran mendalam.
Suwiyantoro, SPd MPd memberikan pertanyaan pemantik bagi peserta, sebelum menjelaskan materi, “Apakah Deep Learning sebagai kurikulum baru? Bukan kurikulum baru, tetapi metode atau strategi dalam pembelajaran,” jelas Guru IPS SMPN 1 Ngimbang.
“Maka 3 prinsip pembelajaran dalam Pembelajaran Mendalam, di antaranya; Meaningful Learning (bermakna), Mindful Learning (berkesadaran), dan Joyful Learning (menyenangkan). Ketiga elemen ini saling terkait dan bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, mendalam, dan menyenangkan bagi siswa,” tuturnya.
Narasumber kedua, Sukari, SPd MPd, menjelaskan teknis cara menyusun Modul Ajar atau Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Berbasis AI. Aplikasi AI atau kecerdasan yang berkembang saat bisa dimanfaatkan untuk menyusun bahan ajar dengan mudah, maka guru harus pandai memanfaatkannya.
Selanjutnya, Ketua MGMP IPS SMP Kabupaten Lamongan menberikan contoh PROMP RPP berikut; “Saya adalah guru professional, buatkan RPP dengan struktur ….. (sesuaikan)”. Jadi permohonannya harus lengkap dalam memanfaatkan AI. Selamat bekerja Menyusun RPM Berbasis AI dan dikumpulkan melalui link google yang telah disiapkan panitia.
Reporter: Ali Efendi