SURABAYA lintasjatimnews – Keluarga besar Chaniago menggelar acara Tasyakuran Walimatul Khitan bagi cucu tercinta, Bergas Aryo Tetuko Chaniago, pada Jumat (25/7) sore bertempat di kediaman mereka, Jalan Semolowaru No. 14, Medokan Semampir, Surabaya. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental dalam acara yang turut dihadiri oleh teman-teman ngaji, guru mengaji, keluarga besar, tetangga, dan para sahabat dekat.
Acara dimulai tepat pukul 15.30 WIB dengan pembukaan doa dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh seorang Ustadz yang menyampaikan pesan-pesan keimanan yang dalam, termasuk kisah keteladanan Nabi Musa AS dan makna dari perintah khitan sebagai bagian dari fitrah dan syariat Islam.
Dalam ceramahnya, Ustadz Romy dari medokan mengingatkan pentingnya membentuk karakter anak sejak dini dengan nilai-nilai iman dan taqwa. “Khitan bukan hanya ritual kesehatan, tetapi bagian dari penyempurnaan iman. Semoga Bergas kelak tumbuh menjadi anak sholeh, yang kuat secara fisik dan spiritual,” tuturnya.
Acara berlangsung khidmat namun tetap penuh kehangatan. Usai tausiyah, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kesehatan dan masa depan Bergas Aryo Tetuko Chaniago, serta keberkahan untuk keluarga besar yang mengadakan syukuran.
Tak lupa, Ivy Juana selaku eyang dari keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan. “Maturnuwun atas kehadiran dan doa dari Bapak/Ibu, teman-teman, dan para guru. Semoga Allah membalas semua kebaikan panjenengan semua,” ujar Ivy penuh haru.
Tasyakuran ditutup dengan ramah tamah dan santap bersama. Para tamu tampak menikmati suasana yang sederhana namun penuh makna tersebut.
Acara ini menjadi momen berkesan, tidak hanya bagi keluarga besar Chaniago, tetapi juga bagi para tamu undangan yang turut berbagi doa dan kebahagiaan.
Reporter: arahman