JOMBANG lintasjatimnews.com – Ibu Semangat Indonesia Kuat yang biasa di sebut ISIK Surabaya, mendalami ilmu Ecoprint di Oemah Batik Nusantria Babat Wonosalam Jombang, Senin 20/5/2024.
14 orang pengurus Ibu Semangat Indonesia Kuat bertolak dari Surabaya menuju Wonosalam Jombang dengan mengendarai 1 mobil Hi-ace yang di pandu oleh koordinator ISIK M. Luqman.
Prita Eksimaningrum Founder ISIK Surabaya menyampaikan rasa gembiranya, “Alhamdulillah hari ini kita mengasah ecoprint kita, dengan harapan nanti bisa di aplikasikan kepada anggota-anggota ISIK yang ada d Surabaya dan masyarakat sekitar”, katanya.
Prita menerangkan bahwa ISIK hadir dengan gerakan sosial dengan tujuan memasyarakatkan sehat finansial untuk kaum ibu-ibu, “ISIK hadir untuk merangkul masyarakat khususnya ibu-ibu dan remaja putri dengan harapan kami bisa mencetak pengusaha-pengusaha di bidang batik tulis, ecoprint, Shibory dan lukis kain”, terangnya.
“Pelatihan ini sebagai awal melangkah kembali setelah kita berhenti beberapa saat, semangat ibu-ibu yang mengikuti pelatihan di wonosalam ini semoga menjadi ghiroh untuk ISIK Surabaya dalam mengembangkan sayap-sayap nya, sehingga kemanfaatan ISIK nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara nyata”, harapnya.
Rina Rosellawati salah satu pengurus menyampaikan rasa syukurnya, “Alhamdulillah hari ini kami terasah lagi untuk menciptakan suatu karya kreasi dalam ecoprint ini, ilmu ini sebagai bekal kami nantinya untuk terjun dalam pembinaan ke masyarakat secara luas yang ada di Surabaya”, ungkapnya.
“Pelatihan tidak hanya kami lakukan satu dua kali, tapi harus dilakukan berkali-kali supaya mahir, kerjasama kedepan dengan hotel-hotel dan dinas pariwisata untuk penjualan produk-produk yang di hasilkan ISIK yang tentunya mempunyai ciri khas tersendiri”, kata M. Luqman yang biasa di panggil Ami Luq koordinator ISIK.
Tak ketinggalan juga ada Heniati yang juga bagian dari ISIK untuk wilayah Surabaya bagian barat memberikan komentarnya, “ISIK harus melakukan pemetaan skill sesuai dengan Sumber Daya Manusia dari ISIK sendiri, bisa jadi di kelompokkan dari batik tulis, ecoprint, shibory dan lukis kain, karena jiwa fantasi dari masing-masing orang sangat menentukan, dan bisa jadi 1 orang juga mampu menghasilkan karya dalam semua kelompok, tapi tidak menutup kemungkinan juga ada yg menguasai bbrp bidang kelompok saja, jadi hasilnyapun akan focus dan baik tentunya” katanya.
Tanggal 26 besok ISIK ada giat di rumah kreasi ISIK di Medokan Ayu, ISIK mengadakan pelatihan olah kain Shibory, dan kegiatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung menjadi pengusaha batik yang nantinya bisa menghasilkan income untuk membantu perekonomian keluarga, berkreasi dalam karya bersama ISIK dalam upaya mensejahterakan masyarakat Surabaya khususnya.
Reporter : Heni









