IGABA Jatim Selenggarakan TOF Pandu Tunas Athfal, Perkuat Implementasi Kepanduan Sejak Dini

Listen to this article

PASURUAN lintasjatimnews – Pimpinan Wilayah Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (PW IGABA) Jawa Timur menyelenggarakan Training of Facilitator (TOF) Tunas Athfal di ‘Aisyiyah Training Center (ATC), Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis-Jumat (1–2/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman, kompetensi, dan keterampilan guru PAUD ‘Aisyiyah dalam mengimplementasikan Pandu Tunas Athfal Hizbul Wathan (HW) di satuan pendidikan.

TOF secara resmi dibuka oleh Dra. Hj. Siti Asmah, MPd, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur. Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur Fathurrahim Syuhadi, Ketua PW IGABA Jawa Timur Eulis Suadah, S.Ag, M.Pd.I, serta Ketua Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Timur Dra. Hj. Rachmi Aida, MPd.

Kegiatan diikuti 73 peserta yang merupakan perwakilan IGABA dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai konsep, kebijakan, kurikulum, pembelajaran, hingga praktik implementasi Tunas Athfal.

Materi pertama membahas Filosofi dan Kebijakan Majelis PAUD Dasmen PWA tentang Tunas Athfal. Materi ini memberikan landasan pemahaman mengenai posisi dan arah pengembangan Tunas Athfal dalam pendidikan anak usia dini di lingkungan ‘Aisyiyah.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Implementasi Tunas Athfal HW di Tingkat Kwartir Pusat dan Kwartir Wilayah Jawa Timur. Materi ini diarahkan untuk memberikan gambaran mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan kepanduan serta sinergi antara satuan pendidikan dengan struktur organisasi Hizbul Wathan.

Materi lainnya meliputi panduan tata cara upacara dan atribut Tunas Athfal, serta mengenal Tunas Athfal. Pembahasan tersebut menjadi bekal praktis bagi peserta agar mampu melaksanakan kegiatan Tunas Athfal secara tertib, menyenangkan, dan sesuai karakteristik anak usia dini.

Dalam bidang kurikulum, peserta mendapatkan materi Pengembangan Kurikulum PAUD ‘Aisyiyah yang disampaikan oleh Tim TOT Kurikulum ‘Aisyiyah. Peserta juga mempelajari Kurikulum dan Pembelajaran Tunas Athfal, yang mencakup integrasi Tunas Athfal Hizbul Wathan dalam pembelajaran, penyusunan perangkat ajar Tunas Athfal HW, serta asesmen SKT.

Tidak hanya pembekalan teori, TOF juga memberikan pengalaman praktik melalui Simulasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Tunas Athfal. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk micro teaching oleh kelompok terpilih sehingga peserta dapat melihat secara langsung penerapan konsep Tunas Athfal dalam proses pembelajaran anak usia dini.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa Tunas Athfal tidak sekadar kegiatan tambahan di luar pembelajaran, tetapi dapat diintegrasikan dengan proses pendidikan melalui aktivitas bermain, pengalaman langsung, pembiasaan, keteladanan, serta penanaman nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan.

Melalui TOF ini, PW IGABA Jawa Timur diharapkan memiliki fasilitator yang mampu meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru PAUD ‘Aisyiyah di daerah masing-masing. Dengan demikian, implementasi Pandu Tunas Athfal dapat berkembang secara lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

Reporter Fathurrahim Syuhadi