BANYUWANGI lintajatimnews – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Banyuwangi resmi memanaskan mesin politiknya guna menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Langkah konsolidasi ini ditandai dengan digelarnya Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara bertahap di seluruh kecamatan yang terbagi dalam 8 daerah pemilihan (Dapil) se-Kabupaten Banyuwangi.(26/9/26).
Melalui forum Musancab ini, DPC PPP Banyuwangi memastikan seluruh komponen partai berlogo Ka’bah tersebut berada dalam kondisi prima, solid, dan siap bergerak hingga ke tingkat akar rumput (grassroots).
Pelaksanaan Musancab dihadiri langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur H. Arif Winarko, S.H., Sekretaris DPW PPP Jawa Timur M. Zainul Arifin, Ketua DPC PPP Banyuwangi Saiful Anam, S.E. beserta jajaran pengurus, serta sejumlah tokoh senior PPP di Kabupaten Banyuwangi.
Ketua DPC PPP Banyuwangi, Saiful Anam, S.E., menegaskan bahwa Musancab merupakan momentum spesial untuk menata struktur organisasi sekaligus memperkuat koordinasi antar kader di tingkat kecamatan.
”Kader PPP harus hadir di tengah masyarakat, mampu menyerap aspirasi, serta memperjuangkan dan menyampaikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga,” ujar Saiful Anam.
Terkait dengan target politik, Saiful menyampaikan optimisme partai dalam meraup suara pada kontestasi mendatang melalui target terukur di setiap wilayah pemilihan.
”Target kami di Pemilu mendatang tidak muluk-muluk, cukup satu dapil, satu kursi,” tegasnya secara optimistis.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PPP Jawa Timur, H. Arif Winarko, S.H., dalam pengarahannya menyoroti pentingnya regenerasi dan adaptasi partai terhadap pergeseran demografi pemilih yang kini didominasi oleh kelompok usia muda. PPP secara terbuka memberikan ruang seluas-luasnya bagi Generasi Z dan kaum milenial untuk terlibat aktif dalam struktur kepengurusan partai.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan PPP tetap relevan, adaptif, dan mampu merangkul aspirasi pemilih muda dalam menyongsong Pemilu mendatang.
Reporter : Evi Yurnius









