Perkuat Sinergi, PGRI Cabang Brondong Rumuskan Program Kerja Strategis

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Momentum Idulfitri dimanfaatkan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Brondong untuk mempererat silaturahmi sekaligus mematangkan langkah organisasi. Bertempat di Kedai Villa de’ Durian, Tuban, jajaran pengurus menggelar acara Halal Bihalal dan Rapat Perumusan Program Kerja, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini merupakan pertemuan krusial pertama bagi seluruh pengurus setelah resmi terpilih dalam Konferensi Cabang XXIII tiga bulan silam. Kehadiran formasi lengkap pengurus menunjukkan komitmen kuat dalam membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di wilayah Brondong.

Ketua PGRI Cabang Brondong, Erwin Baharudin, menekankan pentingnya efektivitas dalam menyusun rencana kerja. Ia mengingatkan agar pengurus tidak terjebak dalam program yang terdengar megah namun sulit diimplementasikan di lapangan.

“Dalam perumusan program kerja, kita tidak perlu muluk-muluk tapi sulit dilaksanakan. Untuk memastikan target kita realistis, terarah, dan dapat dievaluasi, kita wajib menggunakan prinsip SMART,” ujar Erwin di hadapan para pengurus.

Adapun prinsip SMART yang ditekankan meliputi: Specific (Spesifik): Tujuan harus jelas dan tidak bermakna ganda. Measurable (Terukur): Kemajuan program dapat dipantau dengan indikator yang pasti. Achievable (Dapat Dicapai): Target harus realistis sesuai dengan sumber daya yang ada. Relevant (Relevan): Program harus sesuai dengan kebutuhan anggota dan organisasi. Time-bound (Tenggat Waktu): Memiliki batas waktu pengerjaan yang jelas.

Suasana di Kedai Villa de’ Durian memberikan impresi tersendiri bagi jalannya rapat kerja kali ini. Letaknya yang jauh dari kebisingan kota, dengan dikelilingi deretan pohon durian yang rindang dan teduh, menciptakan atmosfer yang rileks namun tetap fokus. Kesejukan udara Tuban siang itu terbukti berhasil mencairkan kekakuan formalitas, sehingga memicu aliran komunikasi yang lebih hangat dan akrab di antara para pengurus.

Dalam lingkungan yang asri tersebut, setiap seksi bidang diberikan ruang seluas-luasnya untuk membedah rencana kerja mereka. Diskusi berjalan mengalir dan penuh keterbukaan; setiap pengurus tampak antusias melontarkan ide-ide kreatif yang segar dan inovatif. Alih-alih sekadar menjalankan rutinitas organisasi, ide yang muncul lebih banyak menitikberatkan pada program-program terobosan yang mampu menjawab tantangan zaman.

Fokus utama dari setiap gagasan yang lahir adalah kebermanfaatan nyata. Para pengurus sepakat bahwa setiap rupiah iuran anggota dan setiap detik waktu yang didedikasikan harus kembali dalam bentuk program yang menyentuh akar rumput. Di bawah naungan pohon-pohon durian tersebut, komitmen besar dirajut: membawa PGRI Cabang Brondong menjadi rumah yang nyaman dan solutif bagi seluruh guru di wilayah utara Kabupaten Lamongan tersebut.

Pertemuan di Villa de’ Durian ini diakhiri dengan optimisme tinggi bahwa dengan perencanaan yang SMART, setiap butir program kerja tidak hanya akan menjadi catatan di atas kertas, tetapi menjadi gerakan nyata yang membawa kemajuan bagi dunia pendidikan dan martabat guru.

Reporter Fathurrahim Syuhadi