MADIUN lintasjatimnews — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Dusun Bodag RT 12 RW 03, pada hari ini. Kondisi geografis desa yang berada di dataran tinggi dengan struktur tanah labil memperparah risiko terjadinya longsor.
Peristiwa tersebut mengakibatkan material tanah menutup sebagian akses di wilayah permukiman warga. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat timbunan tanah dan lumpur.
Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Desa Bodag Koramil 0803/07 Kare, Serma Nur Kidholin, segera turun ke lokasi untuk membantu penanganan. Bersama warga setempat, ia bergotong royong melakukan pembersihan material longsor yang menutupi area terdampak.
“Kehadiran kami di sini untuk membantu warga agar akses kembali normal dan aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” ujar Serma Nur Kidholin di sela kegiatan.
Kegiatan pembersihan dilakukan secara manual dengan alat seadanya, menunjukkan semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat. Warga bahu-membahu menyingkirkan tanah dan material lain yang terbawa longsor.
Bencana ini terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil di kawasan perbukitan yang membuat wilayah tersebut rawan longsor. Upaya penanganan dilakukan secara cepat melalui kerja bakti antara Babinsa dan warga setempat.
Pemerintah desa setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, serta segera melaporkan apabila terdapat tanda-tanda pergerakan tanah guna mencegah dampak yang lebih besar.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, sekaligus memperlihatkan kuatnya solidaritas masyarakat Desa Bodag dalam menghadapi situasi darurat.
Reporter: andik









