PACITAN lintasjatimnews – Pada hari minggu (5/4/2026) malam sekira pukul 19.15 wib telah terjadi penyerangan atau penganiayaan oleh Orang Tidak di Kenal (OTK), diketahui korban adalah mbah Muji (72) yang beralamat RT./RW. 08/04, Dusun Mujing, Desa Borang, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.
Menurut keterangan dari Babinsa Koramil 0801/03 Arjosari Serka Indro Basuki kejadian bermula sekira pukul 19.10 wib mbah Muji yang tinggal dirumah bersama dengan anak perempuan dan cucunya mendengar dibelakang rumah ada suara mencurigakan.
Selanjutnya sekira pukul 19.13 Wib karena dirumah tidak ada lelaki lainnya mbah Muji keluar rumah untuk memeriksa dengan membawa penerangan senter.
Dan sekira pukul 19.15 Wib korban mbah Muji sampai dibelakang rumah dan secara tiba-tiba mendapat penyerangan dengan dipukul menggunakan diperkirakan kayu karena luka yang diderita korban luka memar dan lecet. Karena mendapat serangan mendadak korban berteriak minta tolong sehingga mengundang perhatian tentangga. Setelah kejadian pelaku melarikan diri kearah hutan.
Selanjutnya pada pukul 21.00 Wib korban dibawa ke Puskesmas Arjosari oleh beberapa warga dan di dampingi Serka Indro Basuki selaku Babinsa di wilayah binaanya untuk mendapatkan perawatan yang intensif.
Sementara itu Serka Indro selaku Babinsa yang sudah berkordinasi dengan pihak Polsek Arjosari dan juga aparat pemerintah Desa Borang untuk mengejar pelaku yang sudah melarikan diri ke hutan, serta menghimbau kepada warga masyarakat sekitar untuk waspada dan berhati-hati karena korban masih dinyatakan melarikan diri ke hutan.
“Kami menghimbau pada warga masyarakat sekitar khususnya Dusun Mujing untuk berhati-hati dan waspada jika keluar rumah, karena pelaku masih melarikan diri kehutan, dan kami juga selaku aparat kewilayahan berkolaborasi dengan pihak polsek dan juga para remaja Desa juga sebisa mungkin menjaga keamanan wilayah serta akan terus mencari keberadaan pelaku yang masih belum di temukan, “ungkap Serka Indro.
Hingga berita ini diterbitkan kan pelaku juga masih dalam tahap pencarian, pihak polsek, koramil serta warga setempat masih terus berjaga dan mencari keberadaan pelaku.
Reporter: krisna









