Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi, Beginilah Halal Bi Halal LPCR PM PWM Jawa Timur

Listen to this article

SIDOARJO lintasjatimnews – Halal Bi Halal anggota Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang digelar di kediaman Ketua LPCR PM DR Hasan Ubaidillah di Perum Tanggulangin Asri, Tanggulangin pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 anggota dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sejak awal acara, Ketua LPCR PM PWM Jawa Timur, Hasan Ubaidillah, menyambut langsung kehadiran seluruh anggota dengan penuh kehangatan. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi pasca-Ramadhan.

Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Dedi, seorang mualaf yang berasal dari Surabaya dan kini berdomisili di Malang. Dalam penyampaiannya, ia berbagi kisah perjalanan spiritualnya sejak memeluk Islam saat SMA hingga kini aktif sebagai penggerak dalam menyemarakkan masjid.

Tuan rumah menyajikan hidangan istimewa berupa nasi kebuli yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terenak seantero Sidoarjo. Para anggota tampak antusias menikmati hidangan sambil berbincang santai, diselingi gelak tawa dan diskusi ringan yang mempererat kebersamaan.

Sesi berikutnya diisi dengan penyampaian berbagai informasi penting yang dipimpin oleh Sekretaris LPCR PM PWM Jawa Timur Imam Ghozali. Ia mengawali dengan mengajak seluruh anggota, khususnya yang baru bergabung, untuk saling memperkenalkan diri sebagai bagian dari penguatan internal organisasi.

Dalam penyampaiannya, Imam Ghozali menginformasikan bahwa program Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch-2 yang akan diselenggarakan di Masjid Al Fattah Tulungagung mengalami kelebihan peserta. Oleh karena itu, peserta yang belum tertampung akan dialihkan ke AM3 Batch-3 yang direncanakan berlangsung di Masjid As Syifa RSM Lamongan.

Selain itu, LPCR PM PWM Jawa Timur juga berencana menerbitkan buku tentang pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah. Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya peningkatan kerja sama dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah melalui program KKN guna mengawal dan mengembangkan ranting-ranting Muhammadiyah.

Program regional meeting juga akan ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan jaringan. Ia juga menyoroti perlunya evaluasi gerak LPCR PM, khususnya dalam hal dokumentasi kegiatan dan pengaktifan media sosial sebagai sarana publikasi. Tak kalah penting, ia mengajak anggota untuk menangkap peluang dari program MPKU PP, yakni “1 Ranting 1 Kader Tenaga Kesehatan.”

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh anggota dalam kegiatan ini. Semoga silaturahmi ini semakin menguatkan kebersamaan dan semangat kita dalam menggerakkan dakwah di cabang dan ranting. Kami juga memohon doa untuk rekan dan senior kita yang saat ini sedang diuji kesehatannya.” pungkasnya

Reporter Fathurrahim Syuhadi