SURABAYA lintasjatimnews – Menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Di bawah koordinasi Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., MARS, berbagai langkah strategis telah disiapkan agar para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tetap sehat.
Hal itu disampaikan Erwin saat menghadiri peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya, Jumat (13/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi Gubernur Jawa Timur atas kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat selama masa mudik.
Menurut Erwin, Dinas Kesehatan Jawa Timur telah menyiapkan 217 posko kesehatan yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik. Posko tersebut berada di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari bandara, terminal, stasiun, rest area, masjid hingga kawasan wisata.
“Posko ini kami siapkan agar masyarakat yang sedang dalam perjalanan tetap memiliki akses cepat terhadap layanan kesehatan jika sewaktu-waktu membutuhkan,” ujar Erwin.
Tak hanya itu, 447 rumah sakit di seluruh Jawa Timur juga disiagakan selama 24 jam untuk menangani kondisi darurat yang mungkin terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran.
Kesiapan layanan kesehatan tersebut didukung oleh 343 dokter, lebih dari 5.000 perawat, serta lebih dari 2.000 pengemudi ambulans yang siap memberikan pertolongan kapan pun dibutuhkan.
Selain fasilitas kesehatan, Dinkes Jatim juga mengaktifkan 119 Public Safety Center (PSC) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Melalui layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi bantuan medis darurat selama perjalanan.
Erwin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan saat melakukan perjalanan jauh. Ia menekankan pentingnya menjaga stamina dan segera mencari pertolongan medis jika merasa tidak sehat.
“Perjalanan mudik sering kali panjang dan melelahkan. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh. Jika merasa tidak enak badan, jangan ragu memanfaatkan layanan kesehatan terdekat,” tegasnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Erwin berharap kehadiran posko kesehatan dan kesiapsiagaan tenaga medis dapat menjadi jaring pengaman bagi para pemudik, sehingga perjalanan Lebaran tahun ini tidak hanya penuh kebahagiaan karena bertemu keluarga, tetapi juga berlangsung aman dan sehat bagi semua.
Reporter: ahmadh









