SURABAYA lintasjatimnews.com – Dalam kehidupan yang penuh liku, setiap keluarga pasti menginginkan satu hal yang sama: keberkahan dan kemudahan dalam menjalani hari-hari. Terkadang, tantangan datang silih berganti.
Rezeki terasa sempit, masalah datang bertubi-tubi, dan hati menjadi sempit karena beban yang terus menekan. Dalam saat-saat seperti inilah, doa menjadi pegangan, harapan menjadi kekuatan, dan keyakinan pada rahmat Allah menjadi pelita.
Kalimat yang sederhana namun penuh harap sering kita ucapkan : “Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kami sekeluarga.”
Sebuah doa yang menyentuh langit, memohon agar segala urusan dipermudah, segala jalan dilapangkan, dan segala ujian diberi kekuatan untuk menjalaninya bersama.
Allah Swt berfirman “Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah (QS. An-Nisa: 28)
Ayat ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah tahu kita lemah, maka Dia berikan kemudahan. Dia tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya (QS. Al-Baqarah: 286).
Maka, jangan pernah merasa sendirian dalam menghadapi ujian. Allah selalu bersama kita, selama kita menggantungkan harapan kepada-Nya.
Rasulullah Swt mengajarkan kepada umatnya untuk selalu memohon kemudahan kepada Allah.
Dalam sebuah doa beliau bersabda “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau mudahkan, dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki, menjadi mudah (HR. Ibnu Hibban, shahih)
Inilah bekal utama keluarga: doa yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh, dan tawakal yang total. Ketika keluarga bersatu dalam doa dan ketaatan, maka keberkahan akan turun.
Ketika anggota keluarga saling menguatkan dan tidak saling menyalahkan, maka kemudahan akan terasa walau ujian sedang datang.
Sebagaimana pepatah Arab mengatakan “Man shabara zhafira” – “Siapa yang bersabar, dia akan menang.”
Kesabaran adalah kunci, dan doa adalah jembatan menuju pertolongan Allah. Maka jangan lelah untuk terus berdoa “Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa ini adalah bentuk permintaan menyeluruh untuk kebaikan dunia dan akhirat, termasuk kemudahan bagi keluarga dalam rezeki, kesehatan, keharmonisan, dan keberkahan.
Keluarga yang senantiasa berdoa bersama, bersabar dalam kesulitan, dan saling menopang dalam perjuangan akan merasakan indahnya pertolongan Allah.
Mari kita panjatkan dengan penuh harap “Ya Allah, mudahkanlah urusan kami sekeluarga, lapangkan rezeki kami, jaga hati-hati kami dalam ketaatan, dan kumpulkan kami dalam rahmat-Mu, di dunia maupun di akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Penulis Fathurrahim Syuhadi









